World Intellectual Property Organization (WIPO) beroperasi sebagai badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berfokus penuh pada perlindungan kekayaan intelektual di seluruh dunia.
Berpusat di Jenewa, Swiss, organisasi internasional ini resmi memulai operasionalnya pada tanggal 26 April 1970 setelah konvensi pendiriannya berlaku secara global.
Saat ini, kepemimpinan organisasi dipegang oleh Direktur Jenderal Daren Tang asal Singapura yang memulai masa jabatan pertamanya pada Oktober 2020 lalu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePendanaan lembaga ini tergolong unik karena tidak bergantung pada iuran wajib negara anggota, melainkan berasal dari pendapatan layanan global yang dikelolanya.
Layanan Global dan Sejarah Perkembangan WIPO
Jaringan kerja organisasi mencakup 194 negara anggota yang bekerja sama aktif dalam merumuskan kebijakan serta standar hukum terkait perlindungan karya inovatif.
Perjalanan sejarah organisasi ini berakar dari Konvensi Paris tahun 1883 dan Konvensi Berne tahun 1886 sebelum akhirnya bertransformasi menjadi struktur modern di bawah naungan PBB.
Berbagai instrumen internasional penting seperti Patent Cooperation Treaty dan Madrid System dikelola secara langsung untuk mempermudah pendaftaran paten lintas batas negara.
Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan juga diwujudkan melalui agenda khusus yang mengakomodasi kepentingan negara-negara berkembang dalam bidang teknologi.
Kolaborasi erat bersama Organisasi Kesehatan Dunia serta Organisasi Perdagangan Dunia terus diperkuat guna menghadapi tantangan kesehatan global secara kolektif.