World Trade Organization (WTO) beroperasi sebagai organisasi antar-pemerintah yang mengatur serta memfasilitasi perdagangan internasional sejak didirikan pada 1 Januari 1995 melalui Perjanjian Marrakesh.
Berbasis di Jenewa, Swiss, lembaga ekonomi internasional terbesar ini menggantikan General Agreement on Tariffs and Trade (GATT) yang sudah berjalan sejak tahun 1948 silam.
Hingga kini, organisasi tersebut menaungi 166 negara anggota yang secara kolektif mencakup lebih dari 98 persen total perdagangan global serta produk domestik bruto dunia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeFungsi utama lembaga ini meliputi penyediaan kerangka kerja perundingan perdagangan antar-negara, penanganan sengketa dagang, serta pengawasan atas aturan perdagangan barang, jasa, dan kekayaan intelektual.
Sejarah dan Struktur Organisasi WTO
Kepemimpinan harian dijalankan oleh Sekretariat di bawah Direktur Jenderal Ngozi Okonjo-Iweala asal Nigeria yang memegang kendali kepemimpinan sejak tahun 2021.
Akar sejarah pembentukan lembaga ini bermula dari traktat multilateral GATT tahun 1947 yang dibentuk pasca Perang Dunia II guna memulihkan kerja sama ekonomi global.
Seiring dinamika ekonomi dunia yang semakin mengglobal, para negara anggota menyadari perlunya reformasi besar hingga akhirnya melahirkan rezim WTO di Marrakesh, Maroko.
Badan pengambil keputusan tertinggi berada di tangan Konferensi Tingkat Menteri yang bersidang setiap dua tahun sekali untuk membahas berbagai kebijakan strategis.
Meskipun sukses memangkas hambatan tarif antar-negara, organisasi ini sering menghadapi kritik terkait ketimpangan manfaat perdagangan bebas bagi negara berkembang.