Richard Stern selaku wakil presiden Plymouth Institute for Free Enterprise menyatakan bahwa krisis biaya hidup di Amerika Serikat dipicu oleh kebijakan pemerintah.
"Ya, ada krisis ketidakmampuan keterjangkauan dan itu adalah kesalahan pemerintah," ujar Richard Stern kepada Fox News Digital mengenai laporan terbaru dari kelompok Advancing American Freedom.
Laporan bertajuk 10 Ways to Improve Affordability Now Across 10 Levels of the Economy tersebut menyoroti masalah perumahan, energi, serta bisnis yang menjadi beban utama bagi masyarakat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan data Departemen Keuangan, penerimaan bea masuk atau tarif pada Januari tercatat mencapai 30,4 miliar dolar Amerika Serikat atau melonjak sekitar 242% dari 8,9 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun sebelumnya.
Dandanan Blueprint Konservatif dan Perbedaan dengan Kebijakan Trump
Blueprint konservatif tersebut turut mengusulkan pembatasan regulasi lokal perumahan serta peningkatan produksi minyak dan gas guna menekan biaya secara menyeluruh.
National Association of Home Builders memperkirakan bahwa regulasi pemerintah menyumbang sekitar 26% dari total harga pembelian satu unit rumah keluarga tunggal baru.
Di sisi lain, laporan tersebut menolak usulan pembatasan suku bunga kartu kredit sebesar 10% dan menilai kebijakan tarif perpajakan dapat membebani konsumen domestik.
"Saya berharap orang-orang dapat mengambil kesimpulan bahwa masalahnya bukan pada bisnis, bukan pada pengusaha, melainkan pemerintah," tegas Richard Stern.