Pasar saham Amerika Serikat bergerak melemah tipis dari level rekor tertingginya pada perdagangan Senin, sementara harga minyak dunia justru melonjak signifikan akibat ketidakpastian di Selat Hormuz.
Berdasarkan analisis Kabayan News, indeks S&P 500 mengalami koreksi sebesar 0,1 persen, disusul penurunan Dow Jones Industrial Average sebesar 60 poin atau 0,1 persen, serta indeks Nasdaq composite yang terkoreksi 0,3 persen.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana dilaporkan dalam data pasar, harga minyak mentah Brent melonjak hingga 5 persen menjadi 87,72 dolar Amerika Serikat per barel di tengah kekhawatiran gangguan distribusi energi global dari Timur Tengah.
Mengutip laporan pasar keuangan, investor kini tengah menantikan rilis data inflasi terbaru Amerika Serikat yang diprediksi melambat menjadi 3,4 persen guna meredakan tekanan suku bunga dari Federal Reserve.
Di sisi lain, pergerakan bursa juga diwarnai oleh aksi korporasi besar termasuk lonjakan saham MarineMax serta akuisisi Varex Imaging oleh Teledyne Technologies yang menarik perhatian pelaku pasar.