Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Saham AS Turun dari Rekor Tertinggi,...
INTERNASIONAL

Saham AS Turun dari Rekor Tertinggi, Harga Minyak Melonjak Tinggi

By Dewi Lestari • 1 min read • 11 Agustus 2026
Ilustrasi grafik bursa saham Wall Street dan pergerakan harga minyak dunia

Ilustrasi grafik bursa saham Wall Street dan pergerakan harga minyak dunia

Pasar saham Amerika Serikat bergerak melemah tipis dari level rekor tertingginya pada perdagangan Senin, sementara harga minyak dunia justru melonjak signifikan akibat ketidakpastian di Selat Hormuz.

Berdasarkan analisis Kabayan News, indeks S&P 500 mengalami koreksi sebesar 0,1 persen, disusul penurunan Dow Jones Industrial Average sebesar 60 poin atau 0,1 persen, serta indeks Nasdaq composite yang terkoreksi 0,3 persen.

Sebagaimana dilaporkan dalam data pasar, harga minyak mentah Brent melonjak hingga 5 persen menjadi 87,72 dolar Amerika Serikat per barel di tengah kekhawatiran gangguan distribusi energi global dari Timur Tengah.

Mengutip laporan pasar keuangan, investor kini tengah menantikan rilis data inflasi terbaru Amerika Serikat yang diprediksi melambat menjadi 3,4 persen guna meredakan tekanan suku bunga dari Federal Reserve.

Di sisi lain, pergerakan bursa juga diwarnai oleh aksi korporasi besar termasuk lonjakan saham MarineMax serta akuisisi Varex Imaging oleh Teledyne Technologies yang menarik perhatian pelaku pasar.

Topics
saham as wall street harga minyak ekonomi global federal reserve inflasi
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.