Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Bawaslu Bali Sebut Budaya dan...
NASIONAL

Bawaslu Bali Sebut Budaya dan Ekonomi Pilar Demokrasi

By Septy Nusaira Gehntari 1 min read 3 September 2026
Bawaslu Bali sebut budaya dan kemandirian ekonomi jadi fondasi demokrasi yang kuat

Bawaslu Bali sebut budaya dan kemandirian ekonomi jadi fondasi demokrasi yang kuat

Sebagaimana diwartakan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) memegang peranan strategis dalam merawat kedaulatan ekonomi kerakyatan dan martabat budaya yang menjadi fondasi utama bagi tegaknya demokrasi yang substansial di daerah.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Bali, Gede Sutrawan, hadir langsung dalam kegiatan Dekranasda Bali Fashion Day bertajuk Wastra Hitakara di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar, pada Senin 31 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, dengan menampilkan produk kerajinan unggulan dari sembilan kabupaten/kota serta peragaan busana kain endek khas Bali.

Dalam pandangan Bawaslu Bali, sektor kebudayaan dan tradisi lokal merupakan fondasi sosial yang sangat esensial dalam menopang tegaknya pilar-pilar demokrasi yang sehat serta berintegritas tanpa intervensi negatif.

Ketika tradisi, seni, dan kearifan lokal terjaga dengan baik, masyarakat akan memiliki ketahanan sosial yang tidak mudah goyah oleh berbagai distorsi informasi maupun praktik politik uang yang merusak tatanan pemilu.

Kemandirian ekonomi masyarakat dinilai sebagai benteng pertahanan utama untuk mewujudkan pemilu yang bersih dari praktik transaksional, sehingga Bawaslu Bali berkomitmen untuk terus membersamai pembangunan daerah berorientasi kultural.

Topics
bawaslu bali demokrasi kemandirian ekonomi budaya bali dekranasda bali wastra hitakara pemilu berintegritas
Jurnalis & Analis

Septy Nusaira Gehntari adalah jurnalis yang memiliki ketajaman analisis dalam berbagai isu. Ia dikenal dengan pendekatan humanis dalam menulis dan kemampuannya menyajikan berita kompleks menjadi mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai kalangan.