Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Biografi La Maddukelleng, Petualang...
NASIONAL

Biografi La Maddukelleng, Petualang Bugis dan Pahlawan Nasional

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 11 Agustus 2026
Ilustrasi peta sejarah dan wilayah kekuasaan La Maddukelleng di Nusantara

Ilustrasi peta sejarah dan wilayah kekuasaan La Maddukelleng di Nusantara

La Maddukelleng merupakan seorang petualang Bugis yang menjabat sebagai pemimpin tertinggi Wajo pada perempat kedua abad ke-18 serta kini diabadikan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia. Lahir sekitar tahun 1700 di Tippulue, Belawe, ia berasal dari kalangan bangsawan tinggi dengan darah kepemimpinan yang mengalir dari kedua orang tuanya.

Kehidupan awal La Maddukelleng diwarnai insiden penikaman dalam acara sabung ayam di Cenrana, Bone, yang memicu bentrokan mendarat akibat harga diri yang tersinggung. Demi menghindari konflik berkepanjangan yang dapat mengancam keselamatan negeri Wajo, ia memilih untuk meninggalkan tanah kelahiran dan merantau ke berbagai penjuru Nusantara.

Dalam perjalanannya sebagai perantau ulung atau passompe, ia memegang teguh filosofi tellu cappa atau tiga ujung yang mencakup ketajaman lidah, badik, dan kekesatriaan. Berbekal prinsip tersebut, ia menjelajahi wilayah Johor, Selat Malaka, hingga mendirikan basis kekuasaan dan pengaruh politik yang kuat di pesisir Kalimantan.

Di tanah rantau, ketangguhan strategi politik dan militernya mengantarkan La Maddukelleng menjadi figur berpengaruh hingga memimpin Kesultanan Paser bersama istrinya. Rekam jejak perlawanannya terhadap VOC serta peran besar dalam membangkitkan jaringan komunitas diaspora Wajo menjadikannya salah satu tokoh sejarah paling disegani pada masanya.

Jejak Perantauan Hingga Perlawanan Terhadap VOC

Petualangan La Maddukelleng membawanya terlibat dalam dinamika politik regional termasuk konflik di Johor dan wilayah Selat Malaka untuk menuntut balas atas kematian saudaranya. Kiprahnya di perairan tersebut sering kali diwarnai bentrokan sengit dengan kapal-kapal dagang milik VOC Belanda.

Berbekal armada laut yang dibangun dari kapal rampasan serta hubungan diplomasi yang erat dengan pihak Inggris, ia menjelma menjadi kekuatan mandiri di perairan Nusantara. Ketidaksukaannya terhadap kolonial Belanda membuat jalur pelayaran di Selat Makassar menjadi kawasan penuh tantangan bagi kepentingan VOC.

Selain membangun kekuatan militer, ia juga aktif merangkul dan menyokong komunitas diaspora Wajo yang tersebar di berbagai wilayah pesisir Kalimantan Timur. Hubungan harmonis dengan Kesultanan Kutai dan Kesultanan Paser membuktikan kapasitas diplomasinya yang handal dalam mengelola aliansi kekuasaan.

Warisan perjuangan La Maddukelleng mencerminkan ketangguhan mental masyarakat Bugis masa lampau dalam menghadapi hegemoni kolonial serta membangun jaringan perdagangan lintas pulau yang masif.

Topics
la maddukelleng pahlawan nasional wajo bugis sejarah voc paser nusantara
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.