Sebagaimana diwartakan oleh Suara Indonesia News, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon kembali menggelar ajang Cirebon Katon Festival di alun-alun terminal Weru. Acara tahunan yang dilangsungkan meriah ini dibuka secara langsung oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Amin Mughni.
Menurut Amin Mughni dalam sambutannya, festival budaya tersebut diselenggarakan sebagai wadah strategis untuk mempromosikan serta melestarikan warisan leluhur kepada masyarakat luas. "Acara Cirebon Katon Festival yang biasanya diadakan pada setiap bulan Desember bertujuan sebagai salah satu sarana mempromosikan dan melestarikan budaya lokal kepada khalayak umum khususnya bagi masyarakat Kabupaten Cirebon," ujar Amin.
Kendati demikian, pihak dinas sempat menghadapi tantangan finansial akibat adanya efisiensi anggaran dan pemangkasan dana transfer daerah. Meskipun banyak agenda yang tidak teranggarkan secara optimal, Pemkab Cirebon tetap berkomitmen menggandeng para pelaku ekonomi kreatif agar pelestarian kebudayaan terus berjalan di lapangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDitemui di lokasi yang sama, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kabupaten Cirebon, Achmad Bayu Suradilaga, mengapresiasi keterlibatan para maestro seni dalam festival yang berlangsung selama dua hari tersebut. Berbagai pertunjukan menarik seperti tari topeng empat gaya, pameran lukisan, hingga kesenian berokan turut memeriahkan jalannya acara.
Bayu menambahkan bahwa Kabupaten Cirebon saat ini memiliki belasan ekspresi budaya yang harus dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda, termasuk sentra batik trusmi. "Sesuai dengan tema ekspresi budaya tradisional dan di sini kita sebagai wisata, kenapa di Pasar Batik ini karena tempat ini salah satu destinasi wisata komponen Cirebon," pungkasnya.