Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan perbukitan di area Waterpom atau Malanu Pasir, Distrik Sorong Utara, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (21/7/2026) siang hingga malam hari tersebut sempat memicu kekhawatiran warga lantaran lokasinya berdekatan dengan area permukiman.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mendapat laporan dari masyarakat, personel gabungan dari Polresta Sorong Kota bersama TNI dari Korem 181/PVT Sorong dan Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Kabag Ops Polresta Sorong Kota, Kompol Andi Muhammad Nurul Yaqin, menyatakan bahwa penanganan cepat dari tim gabungan berhasil mengendalikan situasi sehingga kobaran api tidak sampai meluas ke rumah penduduk.
"Terus kami mengkoordinasikan juga dengan pemadam, pemadam sudah datang, terus standby, ya bersyukurnya sampai jam sekarang ini sinergisitas TNI-Polri dalam memadamkan api, apinya alhamdulillah sudah padam," kata Andi usai proses pemadaman di lokasi kejadian.
Lebih dari 50 personel gabungan dari Polres dan Korem dikerahkan ke titik lokasi kebakaran. Kondisi cuaca musim kemarau serta tiupan angin kencang di area perbukitan sempat menjadi kendala utama bagi petugas di lapangan, namun titik api utama berhasil diisolasi.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan di lapangan untuk menentukan penyebab pasti dari kebakaran tersebut. Petugas juga belum memeriksa saksi-saksi lantaran masih berfokus pada pengumpulan informasi.
Andi mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, terlebih saat ini wilayah Sorong tengah memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang.
"Silakan diperhatikan karena situasi sekarang ini musim kemarau, anginnya lagi kencang, apabila ada menggunakan pembakaran untuk membersihkan, hati-hati. Sebisa mungkin sih nggak usah, untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan," jelas Andi.
Hingga Selasa malam sekitar pukul 22.35 WIT, situasi di lokasi bekas kebakaran dipastikan telah aman dan kondusif. Meski demikian, petugas tetap bersiaga dan memantau area tersebut untuk mengantisipasi timbulnya percikan api susulan.