Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / Profil Kepala Kepolisian Republik...
NASIONAL

Profil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Sejarah dan Pimpinan Polri

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 12 Agustus 2026
Kepala Kepolisian Republik Indonesia memimpin institusi Polri

Kepala Kepolisian Republik Indonesia memimpin institusi Polri

Kepala Kepolisian Republik Indonesia atau umumnya disingkat menjadi Kapolri merupakan pejabat yang memegang kendali tertinggi dalam organisasi Kepolisian Republik Indonesia atau Polri. Sejak pertama kali dibentuk, posisi strategis ini mengalami berbagai dinamika perubahan hierarki serta penamaan jabatan seiring perjalanan sejarah bangsa.

Pada masa awal kemerdekaan tepatnya tanggal 19 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia membentuk Badan Kepolisian Negara. Presiden Soekarno kemudian melantik Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Kepolisian Negara pada tanggal 29 September 1945.

Dalam perkembangannya pada era Orde Lama, jabatan tersebut sempat berada di bawah Kementerian Dalam Negeri hingga bertanggung jawab langsung kepada Perdana Menteri. Perubahan struktur terus berlanjut hingga kepolisian sempat bergabung menjadi bagian dari angkatan bersenjata pada tahun 1961.

Memasuki era Orde Baru dan reorganisasi ABRI, posisi pimpinan tertinggi kepolisian berada di bawah komando Panglima ABRI dengan sebutan Kepala Staf Angkatan Kepolisian RI. Transformasi besar terjadi pada 1 April 1999 ketika kepolisian resmi dipisahkan dari tentara.

Transformasi Kedudukan dan Struktur Kepolisian Indonesia

Sejak saat itu hingga masa kini, Kapolri dipilih oleh Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat serta bertanggung jawab langsung kepada Presiden sebagai panglima tertinggi.

Transformasi struktural institusi kepolisian mencerminkan dinamika politik kenegaraan dari masa ke masa. Pada periode Republik Indonesia Serikat, Jawatan Kepolisian Negara berada di bawah koordinasi Perdana Menteri serta Menteri Dalam Negeri dalam urusan administrasi.

Perubahan nomenklatur terjadi secara masif pada tahun 1962 ketika jabatan kepala jawatan diubah menjadi Menteri atau Kepala Kepolisian Negara. Penamaan tersebut sempat berganti beberapa kali menyesuaikan kabinet yang berkuasa pada masanya.

Pemisahan total institusi kepolisian dari militer pada tahun 1999 menandai babak baru independensi Polri. Kedudukan Kapolri dikembalikan sebagai pimpinan mandiri yang bertanggung jawab secara langsung kepada kepala negara.

Topics
kapolri polri sejarah polri kepolisian republik indonesia soekanto tjokrodiatmodjo pemerintahan reformasi orde baru
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.