Profil Kepala Staf TNI Angkatan Darat atau biasa disingkat KSAD memuat penjelasan mengenai jabatan tertinggi di lingkungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
Berdasarkan catatan sejarah, jabatan pimpinan tertinggi matra darat ini berpusat di Markas Besar TNI Angkatan Darat dan bertanggung jawab langsung kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAwak media mengamati bahwa posisi strategis ini melalui perjalanan panjang sejak masa awal kemerdekaan Indonesia sebelum akhirnya memiliki struktur organisasi baku.
Sebagaimana dilaporkan dalam catatan sejarah militer, jabatan KSAD pertama kali dibentuk pada awal tahun 1948 ketika Wakil Presiden Muhammad Hatta menjabat sebagai Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan.
Melalui Penetapan Presiden Nomor 14 Tahun 1948 tertanggal 14 Mei 1948, pemerintah menunjuk Djatikusumo sebagai pejabat pertama pemegang tongkat komando tertinggi Angkatan Darat.
Dalam analisis tim redaksi, wewenang Kepala Staf Angkatan Darat berfokus pada pengaturan pembinaan kekuatan serta administrasi militer di lingkungan matra darat.
Sepanjang sejarah pertahanan Indonesia, sebutan pimpinan tertinggi Angkatan Darat mengalami beberapa kali perubahan nomenklatur mengikuti dinamika politik dan militer nasional.
Pada tanggal 6 Maret 1962, sebutan jabatan berubah menjadi Menteri Kepala Staf Angkatan Darat yang dijabat oleh Jenderal Abdul Haris Nasution.