Provinsi Bengkulu terletak di pesisir barat Pulau Sumatera dan berhadapan langsung dengan garis pantai Samudera Hindia di sisi barat.
Berdasarkan analisis awak media dari data demografi, wilayah ini mencatat jumlah penduduk sebanyak 2.140.476 jiwa pada pertengahan tahun 2025 dengan tingkat kepadatan mencapai 110 jiwa per kilometer persegi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari segi historis, wilayah ini pernah menjadi pusat perdagangan lada penting bagi British East India Company sejak abad ke-17 sebelum akhirnya diserahkan kepada Belanda melalui Perjanjian London pada tahun 1824.
Selain jejak peninggalan kolonial seperti Benteng Marlborough, Bengkulu juga memiliki catatan sejarah penting sebagai tempat pembuangan Bung Karno pada era 1930-an yang sekaligus memperkenalkannya dengan Fatmawati.
Masyarakat di daerah ini dikenal sangat heterogen karena dihuni oleh berbagai suku asli seperti Rejang dan Serawai, serta berdampingan harmonis dengan suku pendatang seperti Jawa dan Minangkabau.
Kekayaan budaya lokal turut tercermin melalui kerajinan batik besurek khas daerah serta tradisi tabut yang unik dan sarat akan nilai sejarah Islam.