Kabayan News Kabayan News
/home / nasional / TNI AL Ungkap Penyelundup Timah Ubah...
NASIONAL

TNI AL Ungkap Penyelundup Timah Ubah Modus, Pilih Jalur Jakarta

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 23-07-2026
TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan timah ilegal modus kapal roro ke Jakarta

TNI AL menggagalkan upaya penyelundupan timah ilegal modus kapal roro ke Jakarta

Jakarta - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengungkapkan adanya perubahan pola pengiriman oleh para pelaku penyelundupan timah ilegal. Pengetatan patroli oleh kapal perang Indonesia (KRI) di jalur laut menuju luar negeri memaksa para pelaku memutar otak dan mengubah modus operandi mereka.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia menjelaskan bahwa sebelumnya timah ilegal umumnya dikirim langsung dari Bangka menuju Batam, Singapura, atau Malaysia via jalur laut. Namun, kini para pelaku lebih memilih mengirimkannya ke Jakarta terlebih dahulu melalui jalur darat.

"Itu dengan ketatnya KRI-KRI pengawasan yang di laut, maka penyelundup ini akan menggunakan jalur lain, yaitu salah satunya yang banyak, kita mungkin sudah tiga, empat, lima kali menangkap untuk kapal timah ini, banyak lari ke Jakarta," kata Uki dalam jumpa pers di Markas Kodaeral III, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026).

Uki membeberkan, timah ilegal tersebut diangkut menggunakan truk dari Bangka, lalu menyeberang memanfaatkan kapal roll-on/roll-off (roro). Tak hanya itu, dalam melancarkan aksinya, para pelaku juga menggunakan teknik kecurangan dengan modus truk "lepas kunci".

"Karena memang dengan menggunakan Jakarta, dengan menggunakan truk, jalur darat, mungkin dengan luasnya Bangka, kemudian menggunakan roro. Dan juga modusnya menggunakan truk lepas kunci," ujar jenderal bintang dua tersebut.

Hingga saat ini, pihak penyidik masih terus mendalami dan menyelidiki pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan penyelundupan tersebut. Guna mengusut tuntas kasus ini, TNI AL juga berkoordinasi erat dengan Kejaksaan Agung, khususnya Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Jadi tersangka sampai saat ini belum ada, jadi masih kita proses dulu penyelidikan yang sesuai dengan PPNS bidang timah atau ESDM. Nanti akan kita kembangkan seberapa jauh keterlibatan dari perusahaan tersebut. Jadi masih sebatas kita sebagai Angkatan Laut untuk penangkapan jalur terutama untuk ilegal yang lewat dan juga lewat laut," imbuh Uki.

Sebelumnya, TNI AL berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan pasir timah dan timah balok ilegal melalui operasi terpisah pada 4 Juli dan 18 Juli 2026. Kedua penindakan hukum tersebut berawal dari informasi intelijen yang ditindaklanjuti oleh tim gabungan TNI AL bersama instansi terkait.

Pada pengungkapan pertama, Sabtu (4/7/2026), tim gabungan mengamankan pasir timah ilegal yang diangkut truk Fuso dari Bangka Belitung menuju Jakarta via kapal roro. Muatan ilegal tersebut rencananya akan dikirim ke kawasan pergudangan di Ancol sebelum akhirnya berhasil dicegat dan diamankan oleh petugas.

Topics
penyelundupan timah tni al kodaeral iii uki prasetia timah ilegal kapal roro jakarta
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.