Tradisi Selaju Sampan kembali menghidupkan kawasan Batang Palinggam, Sungai Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Jumat, 7 Agustus 2026. Lomba yang menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Padang ke-357 tersebut resmi dibuka untuk menjaga tradisi sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya.
Pembukaan acara ditandai pemukulan gendang tabuh bersama oleh Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Sekjen Kemenlu Denny Abdi, Anggota DPR Rahmat Saleh, Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer, serta Forkopimda.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBagi Pemerintah Kota Padang, perlombaan ini bukan sekadar ajang kompetisi memperebutkan kemenangan semata. Kegiatan tersebut merefleksikan kedekatan masyarakat pesisir dengan kehidupan sungai yang sudah mengakar sejak masa lampau.
Wali Kota Fadly Amran menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus melestarikan tradisi tersebut agar senantiasa hidup dan dikenal oleh kalangan generasi muda setiap tahunnya.
Kategori Junior Baru dan Target Kota Gastronomi UNESCO
"Alhamdulillah, kita bisa mengadakan kegiatan ini kembali sebagai cerminan kekuatan tradisi Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang, dan ini merupakan komitmen kami bahwa setiap tahun Lomba Selaju Sampan akan terus digelar," ujar Fadly.
Ajang perlombaan tahun ini berlangsung selama tiga hari hingga 9 Agustus 2026 dengan menghadirkan dua kategori berbeda. Sebanyak 13 tim bertanding pada kategori Kelompok Umur Junior U-18 dan 18 tim berlaga pada kategori Open Kota Padang.
Ketua Panitia Mega Nanda menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas dukungan terhadap kategori baru tersebut. Penambahan kelompok junior dinilai krusial untuk proses regenerasi atlet dayung muda di daerah.
Penyelenggaraan tradisi ini juga selaras dengan tema perayaan tahun ini yaitu Taste of Padang Experience Road to Gastronomy City. Pemerintah berupaya menghadirkan pengalaman menyeluruh bagi wisatawan melalui kuliner dan budaya.