Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Air Mata Lionel Messi di Final Piala...
OLAHRAGA

Air Mata Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026 dan Akhir Era Argentina

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 22 Juli 2026
Lionel Messi menangis setelah kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026

Lionel Messi menangis setelah kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026

Kekalahan mengejutkan Argentina dari Spanyol dalam partai final Piala Dunia 2026 menyisakan duka mendalam bagi publik Tim Tango. Berdasarkan pengamatan tim redaksi di New Jersey, air mata yang menetes di pipi Lionel Messi usai peluit panjang berbunyi mengisyaratkan bahwa sang kapten mungkin akan segera mengakhiri karier internasionalnya yang begitu gemilang di usia 39 tahun.

Perjalanan karier internasional "La Pulga" bersama Timnas Argentina tidaklah berjalan mulus sejak awal. Menurut data sejarah, Messi sempat memutus karier internasionalnya pada tahun 2016 setelah mengalami kekalahan menyakitkan di tiga final beruntun, termasuk final Piala Dunia 2014 dari Jerman serta dua final Copa America berturut-turut dari Chile.

Namun, keputusan untuk kembali dari masa pensiun singkat tersebut diikuti oleh penunjukan Lionel Scaloni sebagai pelatih. Kombinasi keduanya berhasil meretas kebangkitan Argentina, yang berujung pada gelar Copa America 2021 dan puncaknya saat menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar setelah menumbangkan Prancis lewat adu penalti.

Memasuki edisi Piala Dunia 2026, upaya Argentina untuk mempertahankan gelar juara terhalang oleh dominasi Spanyol. Dari pantauan redaksi, laga final berlangsung sangat keras hingga Enzo Fernandez menerima kartu merah di masa injury time. Bermain dengan 10 pemain di babak perpanjangan waktu, gawang Argentina akhirnya dibobol oleh Ferran Torres pada menit ke-106.

Kegagalan ini juga membuat Argentina mencatatkan rekor kelam karena tidak mampu melepaskan satu pun tembakan ke gawang selama 90 minut waktu normal. Menanggapi masa depan sang megabintang, pelatih Lionel Scaloni memberikan apresiasi tingginya dalam konferensi pers usai pertandingan.

"Dia berusia 39 tahun, itu luar biasa. Tidak ada hal baru yang perlu diungkapkan dari sisi saya. Sangat jelas dia akan bermain sampai dia sendiri yang memutuskan untuk berhenti," ujar Lionel Scaloni.

Scaloni juga memberi sinyal kuat bahwa era kepelatihannya bersama Albiceleste mungkin akan segera berakhir. "Sangat menyenangkan berada di sini. Jika presiden menginginkan saya bertahan hingga Desember, saya akan di sini, tetapi setelah itu saya melihatnya cukup rumit," tambah pelatih yang emosional tersebut.

Meski harus mengakhiri turnamen di Amerika Utara dengan medali perak, warisan dan reputasi Lionel Messi dalam dunia sepak bola dinilai sudah sangat kokoh. Pengabdian panjangnya telah mengukir ikatan sejarah yang tak terhapuskan bersama para pendukung Argentina di seluruh dunia.

Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.