Paris Saint-Germain (PSG) semakin mengukuhkan posisinya sebagai penguasa kompetisi Coupe de France. Klub raksasa asal ibu kota Prancis ini telah mencatatkan diri sebagai peraih gelar terbanyak dengan total 16 trofi sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen tersebut.
Prestasi mentereng PSG dalam ajang bergengsi ini tidak lepas dari konsistensi mereka mendominasi sepak bola domestik selama beberapa dekade terakhir. Koleksi 16 gelar juara tersebut menempatkan PSG jauh di atas rival-rival mereka dalam daftar klub tersukses di turnamen yang kerap melibatkan seluruh klub amatir maupun profesional di Prancis ini.
Posisi kedua daftar juara ditempati oleh Marseille yang mengoleksi 10 gelar, diikuti oleh Saint-Étienne dengan enam trofi. Sementara itu, Lens sukses mencatatkan sejarah baru sebagai juara bertahan setelah menumbangkan Nice dengan skor 3-1 pada partai final Coupe de France 2026 yang berlangsung di Stade de France.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeCoupe de France, yang juga dikenal sebagai Coupe Charles Simon, telah bergulir sejak 1919 dan menjadi salah satu ajang paling prestisius. Tradisi unik dalam turnamen ini yaitu kehadiran Presiden Prancis setiap laga final sejak 1927 untuk menyerahkan trofi langsung kepada kapten tim pemenang.
Daftar Klub Tersukses di Coupe de France
Hingga saat ini, sebanyak 35 klub berbeda telah merasakan manisnya mengangkat trofi juara. Kompetisi ini terus menjadi wadah bagi seluruh klub di Prancis, termasuk dari wilayah departemen dan teritori seberang laut, untuk membuktikan kemampuan mereka di panggung tertinggi sepak bola nasional.
Dominasi Paris Saint-Germain terlihat jelas dalam tabel statistik perolehan gelar juara. Selain memiliki 16 trofi, klub tersebut tercatat lima kali menjadi runner-up, menjadikan mereka tim yang paling sering tampil di partai puncak sepanjang sejarah Coupe de France.
Marseille membayangi di urutan kedua dengan 10 gelar juara dan sembilan kali menempati posisi kedua. Saint-Étienne dan Lille berbagi posisi dengan enam gelar, sementara Monaco, Lyon, RC Paris, dan Red Star masing-masing telah mengoleksi lima trofi juara.
Perubahan peta kekuatan sering terjadi dalam sejarah panjang turnamen ini. Klub-klub legendaris maupun tim kuda hitam silih berganti memberikan kejutan, namun konsistensi tim besar seperti PSG tetap menjadi sorotan utama bagi para penggemar sepak bola di Prancis.
Kesuksesan Lens menjadi juara pada edisi 2026 memberikan warna baru dalam daftar sejarah pemenang. Kemenangan mereka atas Nice dengan skor 3-1 di hadapan puluhan ribu penonton di Stade de France menjadi bukti bahwa persaingan di Coupe de France tetap sengit dan penuh drama bagi setiap kontestan.