Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, dilaporkan telah memecahkan rekor transfer dunia dalam sejarah sepak bola wanita demi memboyong mesin gol remaja asal Swedia, Felicia Schroder. Berdasarkan laporan yang dihimpun, Las Blancas bersedia menggelontorkan dana fantastis melebihi 1,3 juta euro (sekitar Rp23 miliar) untuk mengamankan jasa penyerang berusia 19 tahun tersebut dari klub asal Swedia, Hacken.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Langkah berani Real Madrid ini mengejutkan banyak pihak, terutama setelah Chelsea sebelumnya santer dikabarkan mengincar Felicia Schroder sebagai target utama mereka. Klub asal London Barat tersebut membutuhkan penyerang baru setelah gagal merekrut Khadija Shaw dari Manchester City, serta menyusul kepergian Sam Kerr dan Catarina Macario dari skuad mereka baru-baru ini.
Dari pantauan redaksi, meroketnya nama Felicia Schroder tidak lepas dari performa impresifnya bersama Hacken sejak melakoni debut menjelang usia 16 tahun pada April 2023. Setelah mencetak 12 gol pada musim 2024, ketajaman penyerang muda ini meledak pada musim 2025 dengan torehan luar biasa, yaitu mencatat 30 gol dan sembilan assist dalam 26 pertandingan untuk membawa Hacken menjuarai Damallsvenskan.
Menurut data kompetisi, reputasi Felicia Schroder semakin kukuh di panggung Eropa setelah tampil gemilang di UEFA Women's Europa Cup musim 2025-2026. Striker muda ini sukses melesakkan delapan gol dari sembilan laga, termasuk torehan hat-trick di final leg kedua melawan Hammarby yang memastikan trofi juara jatuh ke tangan Hacken pada awal Mei lalu.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa Real Madrid sangat membutuhkan amunisi tajam di lini depan setelah kehilangan pencetak gol terbanyak mereka, Caroline Weir, yang hijrah ke Lyon, serta kepergian Naomie Feller. Kedatangan Felicia Schroder diharapkan menjadi solusi instan sekaligus investasi jangka panjang yang menjanjikan bagi lini serang klub ibu kota Spanyol tersebut.
Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama GOAL awal tahun ini, Felicia Schroder sempat mengungkapkan pandangannya mengenai rumor transfer dirinya. "Saya merasa, terutama bagi saya yang masih muda, ini adalah tentang mengambil keputusan dan langkah yang tepat. Saya hanya memanfaatkan waktu saya dan berharap bisa mengambil keputusan yang tepat tanpa merasa tertekan oleh apa pun," ungkapnya.
Secara teknis, Felicia Schroder dikenal sebagai predator kotak penalti yang memiliki insting mencetak gol alami yang sangat tajam serta kemampuan menyelesaikan peluang dengan kedua kakinya. Kendati memiliki keterbatasan dalam duel udara karena tinggi badannya yang hanya 162 cm, kecepatan dan akselerasinya dalam situasi transisi dinilai menjadi keunggulan utama yang dapat merepotkan lini pertahanan lawan.
Melalui transfer ke Real Madrid ini, Felicia Schroder mengikuti jejak talenta-talenta hebat Skandinavia terdahulu yang hijrah ke liga top Eropa untuk mengembangkan karier mereka. Ujian berikutnya bagi sang penyerang adalah membuktikan kualitasnya di kompetisi seketat Liga Champions, sekaligus mempersiapkan diri demi tampil bersinar bersama Timnas Swedia di ajang Women's World Cup tahun depan.