Hak siar FIFA ASEAN Cup 2026 dibanderol dengan harga fantastis mencapai kisaran USD3 juta atau setara Rp53 miliar oleh federasi sepak bola dunia untuk kawasan Thailand. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, nominal tersebut langsung memicu perhatian publik sepak bola Asia Tenggara mengingat status turnamen ini masih tergolong baru.
Sebagaimana dilaporkan media lokal Ball Thai Stand melalui akun resmi Facebook mereka, FIFA membuka peluang lebar bagi stasiun televisi Thailand menebus seluruh pertandingan dari ajang tersebut. Paket eksklusif itu mencakup lebih dari 20 pertandingan dari dua kategori berbeda, yaitu Premier Division atau Divisi 1 dan Challenge Division atau Divisi 2.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKendati penawaran sudah resmi dibuka, belum ada satupun stasiun televisi Thailand berminat mengambil paket siaran tersebut. Dari analisis Kabayan News, tingginya harga ditawarkan FIFA menjadi hambatan utama karena turnamen ini masih harus membuktikan nilai komersial serta daya tarik penonton di kawasan regional.
Laporan senada turut disampaikan media asal Vietnam, Thanh Nien, memperkuat informasi mengenai angka USD3 juta sebagai standar harga ditetapkan FIFA. Di sisi lain, kepastian nilai hak siar untuk pasar Indonesia sampai sekarang masih belum diketahui secara pasti oleh publik.
Berdasarkan informasi dihimpun dari berbagai sumber, belum ada keterangan resmi terkait harga dipatok FIFA untuk pemegang hak siar di tanah air. Meskipun demikian, angka penawaran beredar diprediksi tidak akan jauh berbeda dari kisaran harga ditawarkan ke negara tetangga.
Turnamen perdana FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan bergulir mulai 24 September hingga 3 Oktober mendatang dengan melibatkan negara-negara Asia Tenggara serta peserta undangan. Mengutip laporan resmi, Indonesia dipastikan memegang kepercayaan sebagai tuan rumah untuk Premier Division atau Divisi 1.