Pertandingan sengit akan tersaji dalam perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis melawan Inggris. Laga sarat gengsi ini bakal berlangsung di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7/2026) pukul 04.00 dini hari WIB. Berdasarkan catatan sejarah, Timnas Inggris datang dengan beban psikologis yang cukup berat akibat rekor buruk pada fase ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dari pantauan redaksi, Three Lions tercatat sudah dua kali tampil dalam pertandingan perebutan tempat ketiga sepanjang sejarah Piala Dunia, yaitu pada edisi 1990 dan 2018. Namun, Inggris selalu gagal meraih kemenangan dalam dua kesempatan tersebut. Pada edisi 1990 mereka takluk 1-2 dari Italia, sedangkan pada 2018 mereka harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor 0-2. Sebaliknya, Prancis justru baru pertama kali menjalani laga perebutan tempat ketiga.
Selain gengsi negara, pertandingan ini juga menjadi panggung persaingan individu bagi para pemain bintang untuk memperebutkan penghargaan Sepatu Emas. Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, sejauh ini menjadi kandidat kuat dengan koleksi delapan gol dan tiga assist. Catatan gol tersebut menyamai Lionel Messi, namun kapten Argentina itu masih memimpin karena unggul dalam jumlah assist.
Menurut analisis sepak bola Hamid Anwar, efektivitas di depan gawang akan menjadi penentu utama dalam perebutan gelar top skor ini. "Pemenang top skor tidak akan ditentukan oleh intensitas tembakan saja, tetapi bergantung pada kemampuan pemain membaca ruang dan efektivitas saat melakukan penyelesaian akhir," kata Hamid dalam podcast Super Taktik Tribunnews.
Berdasarkan situasi terkini, dua penggawa Inggris yaitu Harry Kane dan Jude Bellingham juga masih memiliki peluang karena sama-sama telah mengoleksi enam gol. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa laga di Stadion Miami nanti dipastikan akan berlangsung terbuka karena kedua tim sama-sama ingin menutup turnamen dengan kepala tegak sekaligus mengukir catatan manis di akhir kompetisi.