Kabar mengejutkan datang dari dunia bola voli internasional setelah pevoli legendaris asal Amerika Serikat, Jordan Larson, mengumumkan keputusan untuk membatalkan pensiunnya. Berdasarkan laporan media internasional, pemain berposisi outside hitter berusia 39 tahun tersebut memutuskan kembali turun ke lapangan setelah sebelumnya sempat menyatakan gantung sepatu pada awal tahun.
Sebagaimana diwartakan, Larson dipastikan akan melakoni satu musim tambahan bersama klub Nebraska dalam kompetisi League One Volleyball (LOVB). Keputusan ini tentu menjadi kejutan tersendiri bagi para penggemar mengingat sang bintang sempat melakoni laga perpisahan emosional pada April lalu.
Bagi publik pencinta bola voli Brasil, sosok Jordan Larson tentu sudah sangat akrab dan kerap menjadi momok menakutkan. Mengutip laporan media, pevoli berjuluk GOAT atau Greatest of All Time tersebut merupakan aktor utama di balik kegagalan Timnas Voli Putri Brasil pada dua ajang Olimpiade bergengsi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeCatatan sejarah menunjukkan bahwa Larson menjadi duri dalam daging bagi skuad Brasil saat dikalahkan di final Olimpiade Tokyo 2020 serta pada babak semifinal Olimpiade Paris 2024. Penampilan impresifnya kala itu bahkan membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik atau Most Valuable Player.
Pihak penyelenggara LOVB menyambut antusias kembalinya sang bintang dan menyatakan bahwa karier luar biasa sang atlet masih akan berlanjut. Bergabung kembali dengan skuad Nebraska, Larson siap membuktikan kualitasnya sekali lagi di panggung kompetisi profesional.