Diego Armando Maradona lahir di Lanús, Buenos Aires, pada 30 Oktober 1960, dan tumbuh besar di kawasan miskin Villa Fiorito. Sejak usia dini, bakat luar biasa dalam mengolah si kulit bundar sudah terlihat jelas setelah ia menerima hadiah bola pertama pada usia tiga tahun.
Perjalanan profesional Maradona dimulai ketika ia bergabung dengan Argentinos Juniors dan mencatatkan debut di Divisi Utama Argentina pada usia 15 tahun. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, aksi gemilang di atas lapangan segera memikat perhatian publik sepak bola Amerika Selatan sebelum akhirnya ia pindah ke Boca Juniors pada tahun 1981.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKarier internasional Maradona mencapai puncak kejayaan ketika ia memimpin tim nasional Argentina meraih gelar juara pada ajang Piala Dunia 1986 di Meksiko. Mengutip laporan dari berbagai sumber sejarah sepak bola, aksi fenomenal termasuk gol tangan tuhan serta aksi solo run melewati lima pemain Inggris mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Di level klub Eropa, penyerang bertubuh mungil ini pernah memperkuat Barcelona sebelum mencatatkan tinta emas bersama Napoli dengan merebut gelar juara Serie A. Sebagaimana dilaporkan oleh media internasional, dominasi dan teknik dribel memukau membuat dirinya dijuluki El Pibe de Oro atau si Anak Emas oleh para pendukungnya.
Warisan besar dari sang legenda terus hidup di hati para pecinta sepak bola global meskipun ia telah berpulang pada akhir tahun 2020 lalu. Analisis Kabayan News menunjukkan bahwa pengaruh besar Maradona dalam dunia taktik dan hiburan sepak bola modern tidak akan pernah tergantikan oleh bintang masa kini.