Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Kisah Dino Baggio, Gelandang Tangguh...
OLAHRAGA

Kisah Dino Baggio, Gelandang Tangguh Italia yang Nyaris ke Juventus

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 13 Agustus 2026
Dino Baggio saat memperkuat tim nasional Italia di Piala Dunia

Dino Baggio saat memperkuat tim nasional Italia di Piala Dunia

Dino Baggio memulai perjalanan profesionalnya sebagai salah satu gelandang bertahan paling disegani di kancah sepak bola Italia era 1990-an. Pemain kelahiran Tombolo tersebut merintis karier juniornya bersama Torino sebelum akhirnya malang melintang memperkuat klub-klub elite Serie A seperti Juventus, Parma, hingga Inter Milan.

Meski memiliki nama belakang yang sama, ia tidak memiliki hubungan darah dengan legenda sepak bola Italia Roberto Baggio. Keduanya sempat bermain bersama di Juventus dan menjalin persahabatan akrab, yang membuat Dino kerap dijuluki sebagai Baggio kedua atau Baggio yang lain pada awal kariernya.

Puncak kejayaan karier klubnya diraih saat ia memperkuat Parma setelah sempat membela Juventus. Bersama Parma, ia berhasil merengkuh gelar juara Piala UEFA dan menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan berkat ketenangan serta visi bermainnya di lini tengah.

Di level internasional, ia mencatatkan 60 penampilan bersama tim nasional Italia serta menjadi pilar penting Gli Azzurri saat melaju hingga babak final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Kontribusinya di lini tengah membuat namanya selalu dikenang sebagai salah satu gelandang pekerja keras terbaik yang pernah dimiliki Italia.

Nyaris Ditukar dengan Alessandro Del Piero di Juventus

Perjalanan transfer Dino Baggio di masa lalu hampir mengubah sejarah besar sepak bola Italia, khususnya bagi klub Juventus. Ketika Parma berupaya mendatangkannya dari Turin, manajemen Bianconeri sempat berniat mempertahankan sang gelandang bertahan dengan menawarkan penyerang muda berbakat Alessandro Del Piero sebagai gantinya.

Parma awalnya menyetujui kesepakatan tersebut karena melihat potensi besar yang dimiliki oleh Del Piero pada masa itu. Namun, detik-detik menjelang finalisasi transfer, keputusan berubah ketika Dino Baggio akhirnya memantapkan niatnya untuk pindah ke Parma.

Keputusan mendadak tersebut membuat Alessandro Del Piero batal meninggalkan Turin dan tetap bertahan berseragam Juventus. Gelandang jangkar itu kemudian resmi hijrah ke Parma dengan nilai transfer sebesar 14 miliar Lire pada awal musim 1994-1995.

Di sisi lain, kegagalan kepindahan tersebut justru menjadi titik balik bagi Del Piero yang kemudian menjelma menjadi legenda besar Juventus. Sementara itu, Dino Baggio sukses menorehkan prestasi gemilang di bawah asuhan pelatih Nevio Scala dengan kembali meraih trofi Piala UEFA bersama klub asal Ennio Tardini tersebut.

Topics
dino baggio juventus parma timnas italia serie a piala dunia 1994 alessandro del piero inter milan sepak bola legenda
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.