Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung resmi ditunjuk menjadi loka tanding FIFA ASEAN Cup 2026.
Berdasarkan laporan Kabayan News, kepastian penggunaan venue di dua provinsi tersebut dicapai usai rapat koordinasi lintas kementerian serta pemerintah daerah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKetua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan bahwa jaminan resmi dari pemerintah telah disetujui oleh federasi sepak bola dunia.
"Bapak Presiden sudah mengeluarkan surat Government Guarantee langsung dikirimkan kepada FIFA. Dan FIFA sendiri alhamdulillah sudah menjawab, bahwa kita menjadi tuan rumah," ujar Erick.
"Tetapi memang isi daripada host contract tidak berbeda dengan waktu itu kita menjadi tuan rumah kejuaraan dunia U-17. Jadi tidak banyak berbeda, cuma ada beberapa hal mungkin kita mau sinkronisasikan," ia menambahkan.
Guna menunjang kelancaran turnamen, pengelola stadion serta pemerintah daerah setempat telah menyiapkan serangkaian fasilitas pendukung berstandar internasional.
"Mewakili dari GBK, kami juga mempersiapkan diri Pak Menteri, sesuai dengan standar-standar FIFA maupun branding nanti perlu kita sterilkan, terutama di area luar stadion akan kita siapkan untuk kepentingan FIFA ASEAN Cup ini," ucap Dirut PPK-GBK Rakhmadi Afif Kusumo.
Selain SUGBK, sejumlah lapangan penunjang latihan juga disiapkan di Jakarta meliputi Lapangan Banteng, Soemantri Brodjonegoro, serta Lapangan Latih JIS.