Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Basri Baco, meresmikan Lapangan Olahraga Serbaguna RW 09, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026). Fasilitas baru tersebut diharapkan mampu menjadi ruang aktivitas positif bagi warga sekaligus mendorong pemanfaatan lahan tidur yang ada di ibu kota.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Peresmian lapangan ini merupakan hasil kolaborasi nyata antara DPRD DKI Jakarta, Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudin Pora) Jakarta Pusat, pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga pengurus RW 09 Menteng. Basri Baco mengatakan pembangunan lapangan dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan fasilitas olahraga, terutama di kawasan permukiman padat yang memiliki keterbatasan ruang terbuka.
"Alhamdulillah hari ini saya didampingi Pak Kasudin Pora Jakarta Pusat, Bu Camat, Pak Lurah dan Pak RW 09 meresmikan lapangan olahraga serbaguna RW 09. Lapangan ini kita bangun dengan bantuan berbagai macam pihak untuk memenuhi keperluan masyarakat terkait fasilitas olahraga yang bisa digunakan warga sekitar," kata Baco saat ditemui di lokasi.
Menurut Baco, pembangunan fasilitas umum tersebut dilakukan secara bertahap karena menyesuaikan kondisi anggaran daerah yang saat ini menerapkan kebijakan efisiensi. Meski demikian, berkat sinergi yang kuat dari berbagai pihak terkait, proses pembangunan lapangan serbaguna ini tetap dapat berjalan dengan lancar hingga selesai.
"Di tengah efisiensi yang dilakukan Pemda DKI Jakarta, alhamdulillah dengan kolaborasi antara dewan, Sudin Pora, camat, lurah dan RW kita bisa membangun lapangan ini walaupun prosesnya bertahap," tuturnya.
Lebih lanjut, Basri Baco menjelaskan bahwa lapangan olahraga tersebut berdiri di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Menurut dia, langkah pemanfaatan aset seperti ini dapat menjadi solusi jitu untuk menambah ruang publik di tengah padatnya kota Jakarta.
"Iya, lahannya ini kita meminjam atau memaksimalkan lahannya Kereta Api. Pihak Kereta Api juga senang selama kebersihannya dijaga. Daripada jadi sarang ular atau tempat rongsokan yang kumuh, mereka lebih senang kalau ada yang mengurus dan merawatnya. Yang penting tidak dipergunakan untuk kepentingan pribadi," jelas Baco.
Ia pun berharap konsep pemanfaatan lahan tidak produktif milik pemerintah maupun BUMN dapat diperluas di berbagai wilayah Jakarta lainnya. Keberadaan lapangan olahraga ini dinilai bukan hanya sekadar tempat berolahraga, tetapi juga wadah interaksi sosial bagi anak-anak, remaja, hingga ibu-ibu di lingkungan sekitar.
"Harapannya di perkampungan padat seperti ini kita harus berusaha membangun fasilitas umum agar anak-anak, remaja, dan ibu-ibu punya banyak aktivitas sehingga menghindarkan mereka dari hal-hal negatif yang rentan terjadi di lingkungan padat penduduk," pungkasnya. Sementara itu, Ketua RW 09 Menteng, Achmad Amir, mengaku sangat bersyukur karena impian warga untuk memiliki lapangan olahraga akhirnya terwujud.