Proses perombakan skuad Phoenix Suns menjelang musim baru NBA memunculkan opsi strategis baru untuk meninggalkan tren basket modern. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, manajemen dan jajaran pelatih mulai mempertimbangkan pendekatan berbeda demi memaksimalkan potensi materi pemain baru setelah melepas beberapa penembak jitu musim lalu.
Langkah tersebut merujuk pada keberhasilan tim college basketball Arizona Wildcats asuhan pelatih Tommy Lloyd. Wildcats sukses melaju hingga babak Final Four NCAA Tournament meskipun mencatatkan rataan percobaan tembakan jarak jauh paling sedikit di antara tim-tim konferensi Big 12 lainnya.
Perubahan komposisi pemain menjadi alasan utama di balik wacana perubahan taktik ini. Masuknya rookie andalan Koa Peat serta forward baru Miles Bridges membuat Phoenix Suns lebih condong memperkuat lini serang bagian dalam ketimbang memaksakan tembakan dari garis tripoin.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Kami ingin mengambil tembakan terbaik yang tersedia," ujar Tommy Lloyd dalam laporan yang dirilis Valley of the Suns terkait filosofi permainan tim asuhannya.
Berdasarkan analisis Kabayan News, bintang utama Phoenix Suns yakni Devin Booker juga diuntungkan dengan strategi ini karena akurasi tembakan jarak menengahnya jauh lebih efektif ketimbang percobaan jarak jauh pada musim sebelumnya. Kehadiran penembak jitu seperti Luke Kennard tetap dipertahankan, namun pendekatan ofensif keseluruhan diprediksi bakal lebih berfokus pada efisiensi area dua angka.