Javier Pedro Saviola Fernández merupakan mantan pesepak bola profesional asal Argentina yang lahir di Buenos Aires pada 11 Desember 1981. Penyerang lincah ini lebih dikenal dengan julukan El Conejo atau si kelinci berkat kelincahan serta kecepatan luar biasa di atas lapangan hijau.
Karier profesional Saviola bermula di akademi klub raksasa Argentina, River Plate, tempat ia menjalani debut pada tahun 1998 di usia yang sangat muda. Namanya langsung melambung tinggi setelah tampil sebagai pencetak gol subur dan memecahkan rekor sebagai pemain termuda peraih Sepatu Emas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBakat luar biasa tersebut membawa Saviola hijrah ke daratan Eropa pada tahun 2001 untuk bergabung bersama Barcelona dengan nilai transfer fantastis. Bersama Blaugrana, ia langsung menunjukkan ketajaman di musim perdana dengan mencetak banyak gol penting di kompetisi domestik La Liga.
Selain membela Barcelona, perjalanan karier Saviola di Eropa juga diwarnai kepindahan kontroversial ke rival abadi Real Madrid pada tahun 2007. Meskipun lebih sering tampil sebagai pemain pengganti di Santiago Bernabeu, ia tetap memberikan kontribusi positif bagi lini serang Los Blancos.
Gaya Bermain dan Koleksi Gelar Juara El Conejo
Saviola kemudian melanjutkan petualangan sepak bolanya ke Portugal bersama Benfica dan meraih kesuksesan besar dengan menjuarai liga domestik. Ia membentuk kemitraan lini depan yang sangat mematikan bersama Óscar Cardozo sebelum akhirnya memperkuat beberapa klub lain seperti Malaga dan Olympiacos.
Di level internasional, Saviola menjadi andalan timnas Argentina dan sukses membawa negaranya meraih medali emas pada ajang Olimpiade Athena 2004. Setelah malang melintang di berbagai kompetisi bergengsi dunia, ia memutuskan gantung sepatu pada usia 34 tahun usai kembali membela River Plate.
Saviola dikenal sebagai penyerang bertubuh mungil yang memiliki kecepatan tinggi, kelincahan luar biasa, serta kemampuan dribel mumpuni. Postur tubuh ramping tidak menghalanginya untuk mencetak gol dari berbagai posisi penyerangan di dalam kotak penalti lawan.
Sepanjang karier profesional, Saviola sanggup menempati berbagai posisi lini depan mulai dari penyerang murni hingga gelandang serang kreatif. Fleksibilitas tersebut menjadikannya sosok penyerang modern yang sangat diandalkan oleh setiap pelatih yang pernah bekerja sama dengannya.