Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Profil Kim Milton Nielsen, Wasit...
OLAHRAGA

Profil Kim Milton Nielsen, Wasit Tinggi yang Kirim Beckham

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 31 Juli 2026
Potret Kim Milton Nielsen saat memimpin pertandingan sepak bola internasional

Potret Kim Milton Nielsen saat memimpin pertandingan sepak bola internasional

Nama Kim Milton Nielsen mungkin tak setenar pemain bintang, tapi keputusannya di lapangan hijau kerap menjadi sorotan dunia. Wasit asal Denmark berpostur jangkung 1,96 meter ini dikenal sebagai salah satu pengadil paling tegas dalam sejarah sepak bola modern. Lahir pada 3 Agustus 1960, pria yang berprofesi sebagai manajer IT ini mulai memimpin pertandingan sejak usia 15 tahun karena keinginannya memahami betul aturan sepak bola.

Karier Nielsen melesat cepat. Sepuluh tahun setelah debutnya, ia sudah memimpin laga papan atas Denmark dan mendapatkan lisensi FIFA internasional pada 1988 saat masih berusia 28 tahun. Sepanjang kariernya, ia mencatatkan 154 pertandingan internasional dan 53 laga Liga Champions UEFA. Panggilan besar pertamanya dari UEFA datang pada 1993 untuk leg pertama Piala Super antara Werder Bremen dan Barcelona.

Nielsen mencapai puncak ketenaran internasional pada Piala Dunia 1998 di Prancis. Ia memimpin dua pertandingan, termasuk laga sengit Inggris versus Argentina di Saint-Etienne. Momen paling ikonik terjadi ketika ia mengusir David Beckham karena menendang Diego Simeone setelah pemain Argentina itu melanggar bintang muda Inggris tersebut. Inggris akhirnya kalah lewat adu penalti dan Beckham menjadi bulan-bulanan tabloid Inggris atas insiden tersebut.

Tak berhenti di situ, Nielsen terus dipercaya memimpin laga-laga besar. Pada Euro 2000, ia memimpin Jerman versus Rumania dan Turki versus Belgia meski harus mengakhiri turnamen lebih cepat karena cedera kaki. Ia juga ditunjuk sebagai wasit final Piala Interkontinental 2001 antara Bayern Munich dan Boca Juniors yang dimenangkan Bayern setelah perpanjangan waktu.

Pencapaian tertinggi Nielsen datang pada 2004 ketika ia ditunjuk memimpin final Liga Champions antara AS Monaco dan Porto di Gelsenkirchen. Ia juga termasuk dalam daftar 12 wasit yang bertugas di Euro 2004 yang digelar di Portugal. Di pentas Eropa, ia kembali menjadi sorotan setelah mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Wayne Rooney di laga Villarreal versus Manchester United karena pemain Inggris itu secara sarkastis bertepuk tangan di hadapannya.

Nielsen mengakhiri karier kepemimpinannya pada 16 Mei 2006 usai memimpin laga terakhir Liga Super Denmark. Ia pensiun karena mencapai batas usia maksimal 45 tahun yang ditetapkan FIFA saat itu. Meski tak lagi memimpin pertandingan, namanya tetap dikenang sebagai salah satu wasit paling berani dan konsisten dalam menegakkan aturan di lapangan.

Selama kariernya, Nielsen tak lepas dari kontroversi. Kritik pernah dilontarkan presiden Lyon, Jean-Michel Aulas, yang mengeluhkan pemberian hadiah kepada Nielsen setelah memimpin laga PSV Eindhoven melawan Lyon di perempat final Liga Champions 2004-05. Namun Nielsen selalu membela keputusannya dan dikenal tak pernah ragu mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran disiplin pemain.

Topics
kim milton nielsen profil wasit wasit denmark david beckham piala dunia 1998 liga champions wayne rooney uefa sepak bola wasit internasional
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.