Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Profil Kompleks GBK, Megaproyek Bung...
OLAHRAGA

Profil Kompleks GBK, Megaproyek Bung Karno Jadi Ikon Olahraga

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 11 Agustus 2026
Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta Pusat

Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta Pusat

Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno merupakan pusat aktivitas fisik tertua dan terbesar di Indonesia yang berlokasi strategis di kawasan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kompleks prestisius ini memiliki sejarah panjang yang bermula dari penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah Pesta Olahraga Asia 1962 pada tahun 1958 oleh Asian Games Federation.

Presiden pertama Indonesia Soekarno menyambut momentum tersebut dengan mencetuskan pembangunan megaproyek fasilitas olahraga terintegrasi yang awalnya dikenal sebagai Kompleks Asian Games. Berkat visi besar sang presiden yang juga berlatar belakang arsitek, kawasan Senayan seluas sekitar 300 hektar dipilih setelah menolak opsi di pusat kota demi menghindari kemacetan.

Pemancangan tiang pertama dilakukan secara simbolis oleh Bung Karno pada tanggal 8 Februari 1960, diikuti penyelesaian berbagai fasilitas seperti Istora, Stadion Renang, hingga Stadion Utama menjelang perhelatan akbar olahraga tingkat benua tersebut. Seiring perjalanan waktu, kompleks ini sempat berganti nama menjadi Gelora Senayan pada masa Orde Baru sebelum akhirnya dikembalikan ke nama semula melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2001.

Kawasan seluas ratusan hektar ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat prestasi atlet elite nasional, tetapi juga menjadi ruang publik favorit bagi warga Jakarta untuk berolahraga seperti joging, bersepeda, hingga senam di akhir pekan. Transformasi berkelanjutan terus dilakukan, termasuk revitalisasi besar-besaran menjelang Asian Games dan Asian Para Games 2018 untuk mengembalikan fungsi utamanya sebagai kawasan hijau dan fasilitas olahraga modern.

Dinamika Lahan dan Revitalisasi Kawasan Senayan

Jakarta

Perjalanan pengelolaan kawasan Gelora Bung Karno tidak lepas dari dinamika alih fungsi lahan yang terjadi pada dekade-dekade sebelumnya. Berdasarkan catatan sejarah, luas kawasan yang semula masif mengalami penyusutan akibat pengembangan area komersial, gedung pemerintahan, hingga hotel berbintang di sekitar wilayah utara dan selatan.

Memasuki tahun 2016, pemerintah melalui Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno melakukan langkah penataan ulang secara menyeluruh. Kebijakan ini bertujuan mengembalikan fungsi awal kawasan sebagai pusat kegiatan olahraga, daerah resapan air, serta paru-paru kota berupa ruang terbuka hijau bagi publik.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memprakarsai proyek revitalisasi besar-besaran berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2016 untuk merenovasi belasan fasilitas olahraga di dalam kompleks. Langkah strategis tersebut berhasil merampungkan pengerjaan fisik tepat waktu guna menyukseskan perhelatan olahraga internasional dengan standar fasilitas berkelas dunia.

Kini, Kompleks Gelora Bung Karno tetap kokoh berdiri sebagai simbol kejayaan olahraga nasional sekaligus ruang publik multifungsi yang membanggakan masyarakat Indonesia di jantung ibu kota.

Topics
gelora bung karno gbk senayan jakarta pusat asian games soekarno stadion utama gbk olahraga sejarah indonesia
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.