Gelora Bung Karno adalah kompleks olahraga terbesar dan tertua di Indonesia yang berlokasi di kawasan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kompleks ini berdiri berkat penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah Pesta Olahraga Asia 1962 oleh Asian Games Federation pada tahun 1958.
Presiden pertama Indonesia Soekarno mencetuskan gagasan pembangunan mega proyek venue olahraga ini setelah menolak kawasan Dukuh Atas demi menghindari kemacetan lalu lintas. Atas rekomendasi arsitek Friedrich Silaban, wilayah seluas 300 hektar di Senayan akhirnya dipilih sebagai lokasi pembangunan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePemancangan tiang pertama dilakukan secara simbolis oleh Soekarno pada tanggal 8 Februari 1960. Pembangunan berbagai fasilitas seperti Istora, stadion renang, stadion tenis, hingga Stadion Utama berhasil diselesaikan tepat waktu menjelang perhelatan akbar tersebut.
Nama kompleks ini sempat diubah menjadi Gelora Senayan pada masa Orde Baru sebagai bagian dari de-Soekarnoisasi. Melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2001, nama tersebut dikembalikan seperti semula guna menghormati jasa sang presiden pertama.
Transformasi Kawasan dan Revitalisasi Menuju Ajang Internasional
Sepanjang sejarah pengelolaannya, kawasan ini sempat mengalami penyusutan luas lahan akibat alih fungsi lahan menjadi bangunan pemerintah maupun fasilitas komersial. Sejumlah hotel mewah, pusat perbelanjaan, hingga gedung perkantoran berdiri di atas sebagian wilayah selatan dan utara kompleks tersebut.
Memasuki tahun 2016, pengelola melakukan penataan ulang untuk mengembalikan fungsi awal kawasan sebagai pusat fasilitas olahraga sekaligus ruang terbuka hijau dan resapan air kota. Langkah penataan ini sekaligus mempersiapkan fasilitas pertandingan menyambut perhelatan olahraga tingkat benua.
Kompleks olahraga ini telah mencatat sejarah panjang sebagai tuan rumah berbagai ajang bergengsi, mulai dari Pekan Olahraga Nasional, SEA Games, Piala Asia AFC, hingga Asian Games 2018. Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi bangunan sentral yang terus menjadi ikon kebanggaan prestasi olahraga nasional.
Selain menjadi pusat kompetisi atlet profesional, kawasan ini juga populer sebagai ruang publik bagi masyarakat Jakarta untuk berolahraga setiap akhir pekan. Fasilitas modern yang tersedia menjadikan kawasan tersebut tetap terjaga sebagai paru-paru kota yang vital.