Real Madrid kembali membuat kejutan besar di bursa transfer sepak bola wanita dengan merampungkan kepindahan penyerang muda berbakat asal Swedia, Felicia Schroder, dari BK Hacken. Langkah berani ini diambil klub raksasa Spanyol tersebut demi memperkuat lini serang mereka setelah ditinggal beberapa pemain kunci.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, biaya kepindahan pemain berusia 19 tahun ini menembus angka lebih dari €1,3 juta (sekitar £1,14 juta). Angka fantastis tersebut secara resmi menjadikan Felicia Schroder sebagai pemain termahal dalam sejarah sepak bola wanita.
Sebelum sepakat bergabung dengan Real Madrid, penyerang bertinggi 162 cm ini sempat menjadi buruan utama klub raksasa Inggris, Chelsea. Klub London Barat tersebut membidik Schroder setelah upaya mereka merekrut Khadija Shaw dari Manchester City menemui jalan buntu. Namun, sang pemain akhirnya memilih untuk melanjutkan kariernya di Spanyol.
Menurut pantauan redaksi, lonjakan karier Schroder memang berjalan sangat pesat dalam dua musim terakhir. Setelah melakoni debut bersama BK Hacken pada April 2023, ia meledak di musim 2025 dengan mencetak 30 gol dan sembilan assist dari 26 laga, yang sekaligus membawa timnya menjuarai Damallsvenskan.
Performa mengkilapnya juga berlanjut di ajang antarklub Eropa. Pada kompetisi UEFA Women's Europa Cup musim 2025-26, Schroder mengemas delapan gol dari sembilan pertandingan, termasuk membukukan hat-trick di partai final yang memastikan gelar juara untuk BK Hacken.
Mengenai masa depannya sebelum kepindahan ini terwujud, Schroder sempat mengungkapkan kesabarannya dalam memilih klub baru. "Saya merasa, terutama bagi saya yang masih muda, ini adalah tentang mengambil keputusan dan langkah yang tepat. Saya hanya mengambil waktu saya dan berharap dapat membuat keputusan yang benar tanpa terburu-buru," ujar Felicia Schroder.
Dari pengamatan tim redaksi, keunggulan utama Schroder terletak pada naluri mencetak gol yang tajam, kemampuan membaca permainan, serta penyelesaian akhir yang bervariasi dengan kedua kakinya. Meski masih memiliki kekurangan dalam duel udara dan ketahanan menahan bola, potensinya dinilai sangat besar untuk terus berkembang di bawah asuhan Real Madrid.