Copa del Rey de Baloncesto 2019 menyuguhkan persaingan sengit di WiZink Center, Madrid, yang mempertemukan klub-klub bola basket terbaik Spanyol.
Barça Lassa sukses mempertahankan gelar juara setelah melalui rangkaian pertandingan menegangkan sepanjang turnamen bergengsi tersebut.
Perjalanan Barça Lassa menuju tangga juara tidak mudah karena mereka harus menghadapi perlawanan ketat dari tim-tim kuat seperti Valencia Basket dan rival abadi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePuncak turnamen ini diwarnai oleh berbagai drama di lapangan, termasuk kontroversi keputusan wasit yang sempat memicu ancaman boikot dari kubu Real Madrid.
Drama Final dan Kontroversi Real Madrid
Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan dominasi Barça Lassa di kancah bola basket nasional dengan raihan gelar piala ke-25 sepanjang sejarah klub.
Real Madrid harus puas menjadi runner-up setelah melalui partai final yang diwarnai ketegangan tinggi dan insiden kontroversial di detik-detik akhir pertandingan.
Sempat memimpin jalannya laga, Real Madrid gagal mempertahankan keunggulan akibat aksi gemilang pemain lawan yang membalikkan keadaan secara dramatis.
Ketidakpuasan terhadap keputusan wasit membuat manajemen klub ibu kota melontarkan ancaman serius untuk keluar dari kompetisi ACB setelah pertandingan usai.
Meskipun diwarnai kontroversi panas, ajang bola basket tahun tersebut tetap dikenang sebagai salah satu penyelenggaraan paling emosional dan menyita perhatian publik Spanyol.