Piala Dunia Antarklub FIFA atau FIFA Club World Cup merupakan kompetisi sepak bola antarklub internasional yang diselenggarakan oleh FIFA, badan sepak bola dunia. Turnamen ini pertama kali dihelat pada tahun 2000 dengan nama FIFA Club World Championship. Namun kompetisi sempat vakum antara 2001 hingga 2004 akibat ambruknya mitra pemasaran FIFA, International Sport and Leisure.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Setelah mengalami perubahan format dengan menyerap Intercontinental Cup, Piala Dunia Antarklub kembali digelar pada 2005 dan berganti nama menjadi FIFA Club World Cup mulai edisi berikutnya. Sejak saat itu turnamen rutin diadakan setiap tahun dengan melibatkan juara dari masing-masing konfederasi.
Memasuki edisi 2025, FIFA melakukan revoulusi besar dengan memperluas partisipasi tim menjadi 32 klub. Rincian kuotanya adalah 12 tim dari Eropa, 6 dari Amerika Selatan, 4 dari Asia, 4 dari Afrika, 4 dari Amerika Utara, Tengah, dan Karibia, 1 dari Oseania, serta 1 tim dari negara tuan rumah. Format baru ini menggunakan sistem grup delapan kelompok yang masing-masing berisi empat tim.
Dalam fase grup, setiap tim memainkan tiga pertandingan dengan sistem round-robin. Dua tim teratas dari masing-masing grup melaju ke babak gugur yang dimulai dari 16 besar hingga partai final. Perubahan drastis ini membuat kompetisi semakin bergengsi dan menyerupai turnamen Piala Dunia versi klub.
Real Madrid menjadi klub paling sukses sepanjang sejarah Piala Dunia Antarklub FIFA. Los Blancos memimpin dalam jumlah gelar, kemenangan, dan poin terbanyak. Sementara itu, Auckland City dari Selandia Baru mencatatkan rekor penampilan terbanyak dengan 12 kali tampil di turnamen ini.
Di sisi lain, Al Ahly asal Mesir menjadi tim dengan jumlah pertandingan terbanyak yakni 28 laga. Namun rekor kurang membanggakan juga disandang klub Afrika tersebut karena menjadi tim dengan kekalahan terbanyak, total 15 kali kalah. Hingga kini ada lima tim yang berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan mereka dalam perjalanan meraih gelar, yaitu Internazionale, Manchester City, Milan, Sao Paulo, dan Bayern Munich.