Sebagaimana diwartakan oleh Jamberita, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Jambi (UNJA) menggelar aksi sosial berupa pembagian masker gratis kepada masyarakat luas dan pengguna jalan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, kegiatan aksi kemanusiaan tersebut dipusatkan di kawasan Telanaipura, Kota Jambi. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada statusnya sebagai salah satu titik pusat mobilitas serta aktivitas harian masyarakat yang paling padat di tengah kepungan kabut asap pekat.
Ketua BEM FH UNJA, Fadhel Adhiyaksa, menegaskan bahwa keterunan mahasiswa ke jalan merupakan wujud nyata kepedulian sosial guna mengantisipasi ancaman gangguan kesehatan warga. "Mahasiswa hadir bukan hanya ketika persoalan muncul, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang ikut merasakan dampaknya. Kabut asap hari ini menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan harus menjadi komitmen bersama, karena masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan udara yang bersih dan lingkungan yang sehat," ungkap Fadhel sebagaimana dikutip dari laporan Jamberita.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam kesempatan yang sama, Fadhel turut mengingatkan pentingnya penegakan hak-hak konstitusional warga negara yang tercantum secara jelas dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945. Menurut pandangannya, negara memikul tanggung jawab moral serta hukum untuk memastikan setiap warga mendapatkan jaminan lingkungan hidup yang baik dan sehat.
Lebih lanjut, pihak BEM FH UNJA mendesak pemerintah beserta jajaran pemangku kepentingan terkait agar segera merevolusi penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan dari yang mulanya bersifat reaktif menjadi preventif jangka panjang.
Melalui gerakan solidaritas ini, BEM FH UNJA membuktikan bahwa peran aktif kaum intelektual muda tidak hanya sebatas ruang kuliah atau kritik kebijakan semata, melainkan juga aksi nyata langsung di lapangan demi mendorong penyelesaian tuntas persoalan karhutla di Jambi.