Berdasarkan laporan CNN Indonesia, dinamika politik terjadi di internal Partai Ummat setelah Ketua Umum Ridho Rahmadi dan Sekretaris Jenderal memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi strategis mereka di kepengurusan partai.
Plt Ketua Umum Partai Ummat Ansufri ID Sambo menjelaskan bahwa keputusan Ridho mundur disebabkan oleh kesulitan dalam membagi waktu, tenaga, dan pikiran antara tugas partai dan posisinya sebagai Direktur politeknik AI di Yogyakarta.
Menurut Sambo, Ridho sempat mencoba menjalani kedua peran besar tersebut selama kurang lebih satu tahun dengan mobilitas tinggi bolak-balik antara Yogyakarta dan Jakarta, yang pada akhirnya berdampak buruk pada kondisi fisiknya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAlasan berikutnya, keputusan tersebut diambil setelah melalui proses perenungan panjang serta konsultasi mendalam dengan pihak keluarga, Amien Rais, dan Sekretaris Majelis Syuro Partai Ummat.
Sementara itu, mundurnya Sekjen Taufik dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap Ridho sekaligus upaya untuk mendorong penyegaran di dalam jajaran pimpinan Dewan Pimpinan Pusat Partai Ummat.
Meskipun telah melepaskan jabatan puncak, Sambo menegaskan bahwa Ridho dan Taufik akan tetap berkontribusi di internal partai dengan peran baru, di mana Ridho menjadi anggota majelis syuro dan Taufik menjabat sebagai sekretaris eksekutif.