Sebagaimana diwartakan oleh media lokal, ketegangan melanda kawasan Perumahan Bukit Nusa Indah, Kelurahan Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, menyusul rencana pembangunan gedung sekolah baru yang menuai protes keras dari masyarakat setempat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berencana mendirikan gedung SMPN 25 setinggi empat lantai di atas lahan seluas 2.500 meter persegi yang dinilai sangat tidak memadai untuk kapasitas ribuan siswa.
Situasi semakin pelik karena akses jalan menuju lokasi proyek tersebut dilaporkan hanya memiliki lebar sekitar 4 meter, yang dikhawatirkan bakal memicu kemacetan parah serta menghambat mobilitas harian warga sekitar.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Luas tanahnya hanya sekitar 2.500 meter persegi, lebar jalan masuk kurang lebih hanya 4 meter, tetapi mau dibangun empat lantai untuk 1.000 siswa. Itu rasanya sudah tidak masuk akal," keluh Yuni selaku Ketua RT 03 setempat dalam keterangannya.
Menanggapi keresahan tersebut, warga menilai proyek pembangunan ini terkesan dipaksakan tanpa melalui kajian mendalam terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan serta Analisis Dampak Lalu Lintas dari instansi berwenang.
"Kajian itu harus matang, tidak bisa langsung jadi gedung empat lantai. Kalau ada kebakaran saja, mobil pemadam susah masuk karena jalannya sempit," ungkap Dwi, salah seorang warga yang menyoroti aspek keselamatan publik.