Kapolsek Tamako AKP Meldy Roring memimpin langsung personel Polsek Tamako dalam merespons bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kampung Lelipang serta Balane, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (22/7/2026).
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Segera setelah menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Tamako langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk membantu evakuasi warga, mengamankan area terdampak, serta berkoordinasi intensif dengan TNI, pemerintah kampung, dan instansi terkait.
Bencana alam yang dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi sejak malam hari tersebut mengakibatkan dua unit jembatan putus total. Selain itu, terjangan banjir dan longsor menyebabkan satu rumah warga mengalami rusak berat dan satu rumah lainnya rusak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Di lokasi kejadian, para personel Polsek Tamako bersama masyarakat sekitar bahu-membahu membersihkan material longsoran, menyelamatkan barang-barang berharga milik warga, serta mengarahkan warga yang terdampak ke tempat pengungsian yang lebih aman.
Kapolsek Tamako AKP Meldy Roring menegaskan bahwa jajarannya akan terus bersiaga penuh dan memastikan seluruh warga terdampak menerima bantuan secepat mungkin selama masa penanganan darurat.
"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar penanganan bencana berjalan cepat dan warga yang terdampak dapat memperoleh bantuan yang dibutuhkan. Kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada karena cuaca masih berpotensi menimbulkan bencana susulan," ujar AKP Meldy Roring.
Hingga Rabu sore, petugas Polsek Tamako dilaporkan masih bersiaga di lokasi bencana untuk membantu proses pemulihan serta terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan keamanan di wilayah terdampak.