Arkeolog di Peru menemukan kerangka manusia dewasa yang diyakini sebagai korban persembahan ritual kuno di dekat basis Huaca Pucllana, piramida adobe kuno di ibu kota Peru, Lima. Berdasarkan laporan ABC News pada Selasa (18/8), temuan ini memberikan wawasan baru mengenai praktik kebudayaan masa lalu.
Kerangka tersebut diidentifikasi sebagai jasad seorang pria yang diduga dikorbankan dalam sebuah ritual ketika sebuah kanal terhubung ke kolam seremonial ditutup. Gladys Paz selaku arkeolog pemimpin penggalian menyatakan bahwa tulang-belulang tersebut membantu peneliti memahami ritual kebudayaan Lima.
"Temuan ini membantu peneliti memahami ritual kebudayaan Lima serta merekonstruksi upacara yang dilakukan ratusan tahun lalu," ujar Gladys Paz menjelaskan pentingnya penemuan kerangka tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePaz mengungkapkan jasad dikuburkan di dalam kanal dengan posisi berbaring miring ke kiri, sementara bagian tengkorak menghadap langsung ke arah piramida dan Samudra Pasifik. Kebudayaan Lima sendiri berkembang pada abad pertama hingga ketujuh di sepanjang pesisir pantai tengah Peru, jauh sebelum bangkitnya Kekaisaran Inka.