The Thieves, film aksi komedi pencurian asal Korea Selatan yang dirilis pada tahun 2012, sukses mencatatkan namanya sebagai salah satu karya terlaris dalam sejarah perfilman lokal. Disutradarai oleh Choi Dong-hoon, film ini menghadirkan kisah menegangkan seputar komplotan pencuri profesional asal Korea dan Tiongkok yang bekerja sama untuk mencuri sebuah berlian langka senilai 20 juta dolar AS.
Dengan anggaran produksi mencapai 14,1 juta dolar AS, film ini dibintangi oleh jajaran aktor dan aktris papan atas seperti Kim Yoon-seok, Kim Hye-soo, Lee Jung-jae, hingga Jun Ji-hyun. Kompleksitas alur cerita serta intrik pengkhianatan di antara para anggota tim menjadi daya tarik utama yang membuat penonton terpaku sepanjang durasi 136 menit.
Pencapaian komersial film ini tergolong sangat fantastis sejak hari pertama penayangannya di bioskop. Pada hari pembukaan tanggal 25 Juli 2012, The Thieves berhasil menjual sebanyak 436.622 tiket, mencatatkan diri sebagai pembukaan terbesar kedua dalam sejarah box office Korea Selatan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerjalanan penonton film ini terus meroket hingga berhasil menembus angka 12,9 juta tiket terjual secara keseluruhan. Prestasi gemilang tersebut menempatkan The Thieves di jajaran puncak film terlaris sepanjang masa di Korea serta mengantarkannya meraih berbagai penghargaan bergengsi di ajang perfilman internasional.
Deretan Bintang Top dan Proses Produksi Film
Proses penggarapan The Thieves melibatkan kolaborasi intensif selama enam bulan dengan mengambil lokasi syuting di berbagai kota besar seperti Seoul, Busan, Makau, hingga Hong Kong. Sutradara Choi Dong-hoon mengungkapkan bahwa para pemain utama dipilih secara khusus karena karakter mereka sangat menginspirasi penulisan naskah sejak awal.
Aktris senior Kim Hye-soo sempat memuji totalitas sang sutradara yang dinilai sangat detail, teliti, dan memiliki visi yang jelas dalam mengarahkan para pemeran berkarakter kuat. Dinamika hubungan antar-karakter yang diwarnai bumbu romansa dan ketidakpercayaan satu sama lain memberikan warna tersendiri yang membedakannya dari film-film bertema perampokan barat.
Selain sukses di dalam negeri, hak distribusi film ini juga dibeli oleh berbagai negara di kawasan Asia seperti Singapura, Malaysia, Indonesia, Taiwan, hingga Tiongkok. Animo penonton internasional terlihat jelas saat film ini melakukan pemutaran perdana di Amerika Utara melalui ajang Toronto International Film Festival ke-37.
Berbagai apresiasi turut diraih dalam ajang penghargaan perfilman seperti Grand Bell Awards dan Buil Film Awards, di mana para kru dan pendukung film sukses memenangkan kategori teknis hingga pemeran pendukung terbaik. Kesuksesan menyeluruh ini membuktikan kualitas tinggi dari sinema aksi komedi buatan sineas Korea Selatan.