Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung berencana menghadirkan terobosan baru untuk memanjakan wisatawan dengan memanfaatkan armada bus sekolah sebagai sarana angkutan wisata gratis setiap hari Minggu. Kebijakan ini tengah dimatangkan melalui kajian mendalam guna memastikan efektivitasnya terhadap sektor pariwisata lokal tanpa mengganggu operasional rutin pengantaran pelajar.
Berdasarkan laporan media, rencana tersebut mencakup penyediaan dua unit bus yang disiapkan untuk melayani rute perjalanan ke berbagai destinasi populer di wilayah selatan Tulungagung. Keberangkatan dijadwalkan mulai pukul 08.00 WIB langsung dari kawasan Alun-alun Tulungagung.
"Sekarang kami masih membuat kajian, dampaknya seperti apa. Daerah lain juga banyak yang memanfaatkan armada bus sekolah untuk angkutan wisata," jelas Kepala Bidang Angkutan dan Sarana Dishub Kabupaten Tulungagung, Oki Sakti Nugrahajati, sebagaimana diwartakan pada Kamis (20/8/2026).
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam rancangan awal rute perjalanan, satu armada diarahkan menuju kawasan pesisir mulai dari Pantai Midodaren hingga Pantai Klatak. Sementara itu, armada kedua diproyeksikan melintasi jalur Pantai Sine sampai ke Pantai Molang, dengan opsi tambahan melintasi destinasi geopark seperti Gunung Budheg, Telaga Buret, dan Pantai Popoh.
Pihak Dishub menegaskan bahwa layanan transportasi ini sepenuhnya gratis karena menggunakan kendaraan berpelat merah yang dibiayai melalui APBD Dinas Perhubungan, sehingga tidak memungut tarif sepeser pun dari penumpang. Meski demikian, wisatawan tetap perlu menanggung sendiri biaya tiket masuk ke masing-masing lokasi wisata tujuan.
Sebagai informasi tambahan, saat ini Dinas Perhubungan Tulungagung mengoperasikan total sembilan bus sekolah serta menggandeng 33 mobil penumpang umum untuk mendukung mobilitas pelajar sehari-hari, sehingga penggunaan dua armada di akhir pekan dinilai tidak akan membebani operasional yang ada.