Pemerintah Greater Manchester memproyeksikan reformasi regulasi perizinan taksi lintas batas dapat segera bergulir pada musim gugur mendatang demi menghadirkan pengawasan lebih ketat terhadap operasional kendaraan sewa.
Walikota Greater Manchester, Bev Craig, menyatakan optimisme tersebut setelah mendapat desakan warga dalam sebuah siaran radio lokal mengenai maraknya armada berpelat luar daerah yang beroperasi di wilayahnya.
"Ini adalah masalah yang telah lama mengganggu kita. Kita semua melihat banyak taksi, baik dari Wolverhampton maupun Sefton, datang dari luar kota," ujar Craig sebagaimana dikutip dari laporan media.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan pengamatan Kabayan News, celah hukum dalam kerangka regulasi saat ini memungkinkan pengemudi taksi online mendaftarkan kendaraan di yurisdiksi berbeda demi menghindari standar lokal yang ketat.
Pihak Greater Manchester mendorong penerapan aturan mewajibkan pengemudi yang beroperasi secara dominan di wilayah tertentu agar mengantongi izin dari otoritas setempat guna menjamin aspek keselamatan penumpang.
Pergantian kepemimpinan nasional turut mendongkrak ekspektasi daerah mengingat mantan Walikota Greater Manchester kini menduduki posisi strategis untuk mempercepat pengesahan undang-undang baru.