Buckinghamshire Council mencabut 22 lisensi pengemudi taksi dan kendaraan sewa pribadi menyusul pengetatan pengawasan ketat terhadap layanan transportasi publik. Berdasarkan laporan pembaruan penegakan hukum lisensi Hackney Carriage dan Private Hire, otoritas setempat menegaskan bahwa pencabutan lisensi ditempuh sebagai sanksi paling berat demi mengutamakan keselamatan warga.
Berdasarkan analisis media, lonjakan penindakan ini mencerminkan komitmen dewan dalam membersihkan industri transportasi dari pengemudi bermasalah. Alasan di balik pencabutan lisensi tersebut mencakup pelanggaran aturan lalu lintas, tindak pidana, standar berkendara yang buruk, hingga kekhawatiran terkait perlindungan keamanan publik.
Selain pencabutan lisensi, otoritas setempat juga menerbitkan 122 pemberitahuan poin penalti, 123 surat peringatan, serta menangguhkan 67 lisensi pengemudi. Sebagaimana dilaporkan dalam dokumen resmi dewan, mayoritas penangguhan tersebut berkaitan dengan masalah kesehatan pengemudi yang belum memenuhi standar medis Group 2.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDewan mencatat total 184 pengaduan dari masyarakat selama periode Oktober hingga Maret, dengan masalah perilaku pengemudi dan standar berkendara menempati urutan teratas. Menanggapi laporan tersebut, petugas penegak hukum langsung menerjunkan tim gabungan bersama kepolisian untuk melakukan inspeksi mendadak di berbagai titik strategis.
Langkah penegakan hukum ini diperkirakan semakin ketat seiring dengan pemberlakuan kebijakan baru lisensi taksi yang dijadwalkan mulai September mendatang. Pihak berwenang berharap aturan anyar tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan efek jera bagi para pengemudi nakal.