Bendigo Bank menghadapi sanksi denda senilai 8 juta dolar Australia setelah otoritas pengawas keuangan menemukan kelalaian fatal pada sistem keamanan siber mereka.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, kasus ini bermula dari insiden peretasan yang menimpa unit Alliance Bank pada tahun 2023 lalu akibat lemahnya sistem otentikasi perbankan online.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis Kabayan News, pihak regulator perbankan Australia atau APRA mengungkapkan bahwa kelemahan tersebut sebenarnya sudah terdeteksi melalui uji ketahanan sejak tahun 2020 namun dibiarkan tanpa perbaikan.
Sebagaimana dilaporkan dalam dokumen penyelidikan, peretas berhasil mengakses ratusan akun nasabah dan menjalankan transaksi ilegal senilai ratusan ribu dolar dalam kurun waktu beberapa hari.
Pimpinan tertinggi bank, Richard Fennell, menyatakan bahwa pihaknya kooperatif mengikuti proses hukum dan telah mengembalikan seluruh dana nasabah yang dirugikan akibat serangan siber tersebut.
Sementara itu, pihak regulator menegaskan bahwa langkah hukum ini menjadi peringatan keras bagi seluruh institusi keuangan agar memperketat standar perlindungan data digital nasabah.