Sebagaimana dilaporkan oleh Bulinews, VfL Wolfsburg secara resmi mengamankan tanda tangan gelandang muda berbakat asal Jerman, Muhammed Damar, dari TSG Hoffenheim. Pemain berusia 22 tahun kelahiran Berlin tersebut memilih hengkang demi mendapatkan kesempatan tampil lebih banyak di kasta kedua Bundesliga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, Damar sejauh ini baru mencatatkan 270 menit bermain di pentas kasta tertinggi Bundesliga bersama TSG Hoffenheim. Padahal, penggawa Timnas Jerman U21 yang menimba ilmu di akademi Eintracht Frankfurt ini sempat menunjukkan performa impresif saat menjalani masa peminjaman di SV Elversberg bersama Fisnik Asllani.
Direktur Olahraga VfL Wolfsburg, Pirmin Schwegler, menyambut hangat kedatangan sang pemain. Menurut Schwegler, "Muhammed berada dalam radar beberapa klub karena kualitasnya. Hal itu membuat kami semakin senang karena ia memilih VfL Wolfsburg. Ia memiliki kecerdasan bermain yang luar biasa, bergerak sangat baik di antara lini, dan menemukan solusi kreatif bahkan saat di bawah tekanan."
Di sisi lain, Direktur Pelaksana TSG Hoffenheim, Andreas Schicker, menilai kepindahan ini sebagai langkah terbaik untuk karier sang pemain. Menurut Schicker, "Bagi Mo (Damar), musim lalu secara pribadi cukup menantang. Meski demikian, ia selalu menempatkan diri untuk kepentingan tim. Semua pihak sepakat bahwa lingkungan baru akan sangat masuk akal bagi perkembangannya."
Pemain berusia 22 tahun itu juga mengutarakan alasannya mengambil keputusan penting ini. Menurut Damar, "Bagi saya, prioritas utama adalah mendapatkan menit bermain secara konsisten. Oleh karena itu, langkah ke klub divisi dua yang sangat ambisius seperti Wolfsburg ini sangat logis. Saya sangat berterima kasih kepada TSG dan tidak sabar untuk segera memulai."
Dari pengamatan tim redaksi, kepindahan ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi Damar untuk mengasah potensi maksimalnya. Dengan bakat alaminya di lini tengah, peran reguler bersama Wolfsburg dinilai mampu mengembalikan kepercayaan dirinya serta membawanya kembali ke level tertinggi sepak bola Jerman.