Bukti ilmiah merupakan segala bentuk data atau informasi empiris yang berfungsi untuk mendukung maupun menyanggah suatu teori atau hipotesis dalam sains. Dalam praktiknya, para ilmuwan tidak hanya menggunakan bukti untuk menguji gagasan, tetapi juga menerapkannya guna memecahkan berbagai permasalahan praktis di lapangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Standar serta kekuatan dari bukti ilmiah umumnya ditentukan berdasarkan hasil analisis statistik yang ketat serta tingkat kontrol eksperimental yang diterapkan. Meski demikian, interpretasi terhadap suatu temuan sangat dipengaruhi oleh asumsi latar belakang dan keyakinan rasional yang dianut oleh masing-masing pengamat.
Dalam perspektif filsafat sains, tokoh seperti Karl Popper pernah menyatakan bahwa bukti empiris tidak pernah bisa sepenuhnya membuktikan suatu teori benar secara mutlak, melainkan hanya bisa menyangkalnya. Albert Einstein bahkan pernah menggambarkan bahwa alam dan eksperimen bersikap sebagai hakim yang tidak mudah berkata "ya" pada sebuah teori.