Dokter bedah ortopedi UAB Hospital Dr. Amit Momaya memperingatkan pasien agar tidak mengandalkan kecerdasan buatan atau AI untuk melakukan diagnosis kesehatan mandiri secara sembarangan.
Berdasarkan pengamatan Kabayan News, teknologi AI masih tergolong baru sehingga tingkat akurasi dalam mendeteksi penyakit secara mandiri belum sepenuhnya dapat dipastikan oleh para tenaga medis.
Mengutip laporan dari WBRC, Dr. Amit Momaya menyatakan bahwa kecerdasan buatan sebaiknya hanya digunakan sebagai pendukung untuk menyiapkan pertanyaan bagi dokter atau mencari referensi opini kedua.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePenggunaan AI di lingkungan medis saat ini lebih difungsikan sebagai pencatat catatan medis otomatis guna memberikan waktu tatap muka lebih lama antara dokter dan pasien.
Ke depan, teknologi ini diprediksi mampu membantu tenaga medis dalam mendeteksi kasus-kasus spesifik pada hasil pemindaian radiologi agar tidak ada indikasi penyakit yang terlewat.
Penerapan AI dalam dunia kesehatan dinilai tetap memerlukan pengawasan serta regulasi ketat demi memastikan keselamatan pasien serta efektivitas pengobatan yang optimal.