Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Charles Honoris mendesak Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono untuk segera membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh. Langkah perbaikan ini dinilai sangat krusial seiring dengan masa transisi kepemimpinan di BGN.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan resmi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, penunjukan Sudaryono oleh Presiden Prabowo Subianto dilakukan guna mengisi posisi pimpinan BGN. Penunjukan ini dilakukan setelah kepemimpinan sebelumnya resmi berganti akibat mundurnya Nanik S Deyang dari jabatan Kepala BGN karena alasan kondisi kesehatan.
Menurut Charles Honoris, program MBG memiliki tujuan yang sangat mulia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas, namun evaluasi teknis secara objektif tetap harus segera dijalankan. "Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Sudaryono atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Harapan saya, di bawah kepemimpinan beliau, BGN dapat mempercepat pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh," ujar Charles.
Politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut membeberkan empat tugas utama yang wajib dieksekusi Sudaryono. "Prioritasnya adalah memastikan keamanan pangan agar kejadian keracunan tidak terulang, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran, menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi mitra penyelenggara di lapangan, serta memastikan program benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan dari sisi fiskal," tegas Charles.
Dari pantauan redaksi, Komisi IX DPR RI berkomitmen untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan secara ketat serta menjalin sinergi strategis bersama BGN. Pengawasan ini dilakukan agar pelaksanaan program MBG dapat berjalan efektif, transparan, serta memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.