Siswa SDN 09 Kebayoran Lama Selatan di Jakarta Selatan masih harus bersabar menanti kejelasan renovasi gedung sekolah mereka yang ambruk dua tahun lalu. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, peristiwa runtuhnya fasilitas belajar tersebut meninggalkan kekhawatiran mendalam sekaligus mengubah rutinitas harian para pelajar.
Insiden robohnya empat ruang kelas dan satu ruang UKS tersebut terjadi pada hari libur Pilkada akibat pergerakan struktur bangunan yang disusul guyuran hujan deras. Sebagaimana dilaporkan oleh wali murid, tidak ada korban jiwa karena kejadian berlangsung saat sekolah kosong, meski potensi bahaya sempat mengancam keselamatan ratusan anak didik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan dari analisis Kabayan News, pihak sekolah telah melaporkan kerusakan parah tersebut kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk segera ditindaklanjuti. Kendati demikian, hingga kini para orang tua siswa mengaku belum mendapatkan kepastian jadwal pembangunan kembali gedung sekolah di lokasi asalnya.
Hilangnya fasilitas belajar yang memadai membuat para murid terpaksa menyesuaikan diri dengan jadwal sekolah baru yang dinilai memotong waktu aktivitas keagamaan seperti mengaji. Warga bersama para wali murid berharap pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan agar proses kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal seperti sedia kala.