Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Program Makan Gratis Prabowo Hadapi...
BERITA

Program Makan Gratis Prabowo Hadapi Tantangan, Putusan MK Ubah Anggaran

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 7 Agustus 2026
Ilustrasi program makan gratis Presiden Prabowo Subianto di sekolah

Ilustrasi program makan gratis Presiden Prabowo Subianto di sekolah

Badan Gizi Nasional (BGN) menghadapi tekanan besar untuk mengamankan pendanaan baru bagi program makan gratis andalan Presiden Prabowo Subianto usai Mahkamah Konstitusi memutuskan anggaran tersebut tidak boleh lagi bersumber dari pos pendidikan mulai tahun fiskal 2028.

Berdasarkan pengamatan awak media, putusan ini muncul di tengah berbagai tantangan pelik meliputi pergantian kepemimpinan berulang, kasus keracunan makanan massal, investigasi korupsi pimpinan terdahulu, hingga sengketa pembayaran dengan para pemasok.

Kepala BGN Sudaryono menyatakan pihaknya bakal memaksimalkan pendanaan tersedia meski belum merinci rencana alternatif pembiayaan setelah putusan pengadilan tersebut keluar.

"Kami akan memaksimalkan dana yang ada," ujar Sudaryono menanggapi keputusan pengadilan terkait keberlanjutan program prioritas pemerintah.

Pengamat ekonomi Yusuf Rendy Manilet menyarankan pelibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan serta kemitraan bersama badan usaha milik negara demi memperkuat rantai pasok.

"Kita juga harus mempertimbangkan pembiayaan campuran, tetapi partisipasi sektor swasta harus melengkapi bukan menggantikan tanggung jawab pemerintah," ucap Yusuf.

Koalisi masyarakat sipil MBG Watch menilai penundaan pemberlakuan putusan hingga 2028 hanya memberikan ruang bagi BGN untuk terus menggunakan dana pendidikan secara kurang efisien.

Di sisi lain, sejumlah orang tua murid menyuarakan kekhawatiran terkait keamanan pangan menyusul insiden keracunan yang sempat memengaruhi puluhan ribu penerima manfaat sejak awal program berjalan.

Topics
program makan gratis badan gizi nasional prabowo subianto mahkamah konstitusi pendidikan anggaran negara kebijakan publik
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.