Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Eks Insinyur Meta Ungkap Mark...
BERITA

Eks Insinyur Meta Ungkap Mark Zuckerberg Abaikan Isu Keamanan Anak

By Dewi Lestari 2 min read 21 Agustus 2026
Eks insinyur Meta sebut Mark Zuckerberg abaikan laporan keamanan anak

Eks insinyur Meta sebut Mark Zuckerberg abaikan laporan keamanan anak

Mantan insinyur keamanan Meta, Arturo Béjar, mengungkapkan fakta mengejutkan dalam sidang gugatan federal di Amerika Serikat terkait perlindungan anak dan remaja di platform digital milik perusahaan tersebut.

Béjar menyatakan di hadapan juri bahwa para petinggi Meta, termasuk CEO Mark Zuckerberg, telah lama mengetahui berbagai masalah serta konten berbahaya yang mengancam keselamatan pengguna remaja di Facebook dan Instagram.

Berdasarkan laporan media, Béjar mengaku pernah mengirimkan surat elektronik kepada Zuckerberg pada tahun 2021 untuk melaporkan dampak buruk dari konten berbahaya, namun pesan tersebut tidak mendapatkan respons apapun dari sang CEO.

Persidangan yang berlangsung di Oakland, California, ini merupakan gugatan gabungan dari 29 jaksa agung negara bagian Amerika Serikat yang menuding Meta sengaja merancang produk adiktif yang membahayakan kesehatan mental anak.

Dalam keterangannya, Béjar juga membeberkan hasil riset internal yang menunjukkan bahwa sebagian besar remaja pernah mengalami pengalaman tidak menyenangkan di platform, sementara sistem moderasi konten dinilai sangat minim.

Sementara itu, pihak Meta melalui kuasa hukumnya membantah seluruh tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa perusahaan telah menghadirkan berbagai fitur pengamanan serta menghapus jutaan akun yang terdeteksi milik anak di bawah usia 13 tahun.

Topics
meta mark zuckerberg arturo béjar keamanan anak instagram facebook gugatan hukum amerika serikat
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.