Perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menyisakan cerita dramatis. Ribuan pendaki yang memadati jalur pendakian harus menghadapi tantangan ekstrem hingga berujung pada operasi penyelamatan darurat oleh tim gabungan.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari RRI.co.id, Basarnas Makassar mencatat sebanyak 26 pendaki terpaksa harus dievakuasi karena mengalami berbagai gangguan kesehatan selama perjalanan turun. Koordinator Siaga Merah Putih 2026 Basarnas Makassar, Darul Astiadi, merinci bahwa korban evakuasi tersebut terdiri atas 19 perempuan dan tujuh laki-laki.
Sejumlah kendala kesehatan dialami para pendaki, mulai dari kram otot paha, terkilir, hingga gejala hipotermia akibat penurunan kondisi fisik yang drastis. "Ada pendaki yang mengalami hipotermia, terkilir, dan kram otot paha, sehingga kondisi fisiknya menurun selama perjalanan menuju bawah," ungkap Darul dalam keterangan resminya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMedan yang terjal, terutama di antara pos tujuh dan delapan serta insiden pendaki terpeleset di Tasoso yang mengalami cedera tulang belakang, membuat proses evakuasi harus dilakukan secara estafet. Tim penyelamat menggotong korban secara bergantian dari pos ke pos demi keselamatan bersama.
Tingginya angka pendakian tahun ini sendiri terlihat dari data registrasi yang mencapai 3.786 orang melalui empat jalur resmi. Setelah berhasil diturunkan, para pendaki yang membutuhkan pertolongan medis langsung mendapatkan penanganan awal sebelum akhirnya dirujuk ke Puskesmas Tinggimoncong.