Sifat dengki atau hasad seringkali menjadi penyakit hati yang dianggap sepele, padahal dampaknya bisa merusak tatanan hubungan antar sesama manusia. Dalam sebuah tausiyah yang disiarkan RRI Surabaya pada Kamis 20 Agustus 2026, Ustazah Rachma Ayuningtyas atau yang akrab disapa Ustazah Yuyun, memberikan peringatan keras agar umat Islam menjauhi perilaku buruk tersebut.
Menurut Ustazah Yuyun, hasad merupakan bentuk iri atas nikmat yang dirasakan orang lain, hingga muncul keinginan agar nikmat tersebut hilang dari pemiliknya. "Sifat dengki atau iri atas nikmat yang ada pada orang lain, yang disebut hasad, sifat ini tidak diperbolehkan dan harus kita hindari," tegasnya sebagaimana dikutip dari laporan RRI.
Namun, Ustazah Yuyun memberikan batasan penting antara hasad dengan motivasi diri. Keinginan untuk meraih keberhasilan yang sama dengan orang lain tanpa berharap keburukan menimpa mereka, justru dianggap sebagai dorongan positif untuk memperbaiki diri. Sifat buruk baru muncul ketika rasa iri berubah menjadi niat jahat, baik melalui ucapan maupun tindakan nyata untuk menjatuhkan orang lain.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip ajaran Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Imam Muslim, Ustazah Yuyun menekankan bahwa umat Islam diperintahkan untuk menjadi saudara, bukan justru saling membenci atau membelakangi. Ia menegaskan bahwa letak ketakwaan seorang muslim ada di dalam dada, sehingga tidak dibenarkan jika seseorang saling merendahkan atau menyakiti sesama muslim lainnya.
Menanggapi fenomena orang yang menjadi sasaran kedengkian, Ustazah Yuyun menyarankan langkah utama yakni bertawakal kepada Allah SWT. Umat Islam diimbau untuk memperkuat ketakwaan, memperbanyak interaksi dengan Al-Qur'an, serta tidak perlu menghabiskan energi untuk memikirkan sikap buruk orang yang dengki.
Langkah bijak lainnya dalam menghadapi kedengkian adalah dengan tetap berbuat baik dan bersabar. "Jangan kita balas kedengkian itu dengan kedengkian. Kita tetap berbuat baik, bersabar dan tidak membalas," tambah Ustazah Yuyun. Dengan menjaga hati dan berfokus pada pengembangan diri, diharapkan umat Islam mampu menghadapi kedengkian tanpa harus terjerumus ke dalam lingkaran permusuhan.